Kata siapa ?
lihat sejarahnya dulu bos , tahun 2004  802.16d sudah ada
dan draft 802.16e sudah ada draft nya :-)

perangkat yg tumbuh dari 802.11  ? ada banyak
salah satunya antena , pixtail dan akhirnya card (produksi nya di China)
karena yg disini tidak mau produksi :-)) ...alasannya klasik , gak ekonomis , padahal yg punya alumni ITB (skrg perusahaan nya bangkrut) , padahal kalau dia mau produksi disini , timing nya akan tepat lha dipikir industri warnet gak bikin infrastruktur apa ? hehehe . coba lihat sejarah bos ,

content filter ? sdh jadi ,
walaupun duitnya gak ada , tetap program tersebut kita jalankan


On 10/22/2010 2:02 AM, Adi Indrayanto wrote:

Saat 16d dikembangkan, standar 16e belum ada ... . Lihat dulu kapan 16e muncul kapan 16d muncul ... . Emang bikin barang sama gampangnya sama instal barang import? ;-)

Industri warnet sama industri perangkat itu beda level Bas ... . Warnet itu masuk industri jasa .. mau barang import atau tidak gak masalah bukan? Mana ada industri perangkat yg tumbuh dari 802.11? Semua buatan Taiwan atau RRC :-(

802.20, buatan lokal? Mana buktinya?

Tahu kan bedanya industri perangkat dan industri jasa?

Bangsa ini cuman bisa jadi tukang instal ... makanya saya katakan kita ini masih bodoh ... . Bikin perangkat content filtering aja nggak jadi2 ... padahal sudah begitu banyak dapat support dari pemerintah ...


salam,

-ai-



2010/10/21 Basuki Suhardiman <[email protected] <mailto:[email protected]>>



    Siap bagaimana ?
    kesalahan utama adalah mencoba menerapakan 16D ,sementara di draft
    IEEE saja sdh 16E

    Industri warnet yg dibangun tahun 1998 dengan 802.11a/b/g , dan
    tidak pernah ngemis ke pemerintah , hehehe
    toh pada akhirnya 2,4 Ghz juga di release free ,setelah perjuangan
    bertahun tahun ..
    justru perkembangan wireless di Indonesia lah menjadi pemicu di
    dunia untuk pengembangan 802.16
    dan sekarang sdh release IEEE 802.20 ,dua tahun lagi 802.21
    dan dari dulu saya tidak pernah setuju 802.16D (entah dari langit
    mana yg menjadi pembisik)
    toh pada kenyataan nya fail juga ...
    
http://www.detikinet.com/read/2010/10/21/164901/1471515/328/berca-first-media-molor-gelar-wimax/?i991101105

    :-)





    On 10/21/2010 5:03 PM, Adi Indrayanto wrote:


        Pembuat kebijakan tahu kok pak ... . Masalahnya, antara
        operator dan industri dalam negeri itu "belum nyambung" :-(
         Ini yg menjadi titik "sengketa" :-(

        Saat industri dalam negeri siapnya 16d, operator maunya 16e.
        Nanti saat industri siap 16e, operator maunya LTE ... ya gak
        akan ketemu lah.

        Kita kan tahu semua, membangun industri, SDM dan kemampuan
        teknologi tidak bisa dilakukan semalam. Sementara operator yg
        kebanyakan dananya adalah pinjaman tidak bisa menunggu terlalu
        lama ... apalagi terkait dgn "windows of opportunity" ... .
        Jadinya gak nyambung ...

        Yg satu nggak mau nunggu ... maunya ada segera dan sempurna,
        yg satu perlu waktu untuk menyiapkan dan menyempurnakan.

        Roadmap itu satu hal ... tapi masalahnya bukan disitu
        sebenarnya ...  . Kemampuan dalam negeri yg terbatas plus
        banyak pebisnis yg tipenya spekulan ....





Kirim email ke