Lulusan ITB itu sarjana teknik tapi belum tentu insinyur. Kalau dihitung, mungkin hanya sebagian kecil yang jadi insinyur. Sisanya jadi sales, politisi, pedagang, birokrat, dll.
Sent from my XL BlackBerry® -----Original Message----- From: "Sumitro Roestam" <[email protected]> Sender: [email protected]: Thu, 23 Dec 2010 13:28:58 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [indonesia] Re: Inovasi dan Industri Harus Sejalan Pak Adi DKK yth, Sepertinya ada kekeliruan dalam menghitung jumlah insinyur -Indonesia yg hanya 16.435 orang. Coba kita test, ITB mengeluarkan lebih dari 1000 insinyur per tahun, lemudian UI, ITS, Gama, dll, dan sudah lebih dari 20-tahun... Perkiraan saya, total saat ini lebih dari 100.000 insinyur, sebuah angka yg reasonable.. Dari data statistik mana pak Habibie dapat angka2 itu? Silahkan ditanggapi oleh yg lebih faham.. Wassalam, S Roestam http://kampus-maya.com Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -----Original Message----- From: Adi Indrayanto <[email protected]> Sender: [email protected]: Thu, 23 Dec 2010 19:55:29 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [indonesia] Inovasi dan Industri Harus Sejalan Inovasi dan Industri Harus Sejalan http://cetak.kompas.com/read/2010/12/23/04123680/inovasi.dan.industri.harus.sejalan Kamis, 23 Desember 2010 | 04:12 WIB Jakarta, Kompas - Salah satu syarat agar inovasi bisa terus berkembang adalah kuatnya industri manufaktur yang digerakkan pasar dalam negeri. Karena itu, industri manufaktur Tanah Air perlu segera mendapat perhatian pemerintah, tanpa membedakan skala industri atau pemiliknya. Mantan Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie saat memberikan pidato utama dalam penganugerahan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Award 2010 di Jakarta, Rabu (22/12), mengatakan, hampir semua pusat perbelanjaan di Indonesia dipenuhi barang-barang luar negeri. Hal itu berarti rakyat Indonesia harus membayar ongkos pekerja luar negeri untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari...cut... Insinyur Indonesia Peningkatan daya saing industri manufaktur harus ditopang oleh kualitas sumber daya manusia yang memadai. Namun, hal ini masih sulit karena hanya ada 16.435 insinyur per Mei 2010 dari 237 juta rakyat Indonesia atau 0,006 persen. ...dst
