Yang menarik perhatian saya pada situs yang Anda lampirkan adalah statement
pembuka di situs LIPI tersebut,
*"the **governing law in our universe is not deterministic".*

*
*

*http://situs.opi.lipi.go.id/ctpnp2011/***

* *

*- Neutrino, Dark Matter and the Age of Universe -**
**http://situs.opi.lipi.go.id/ctpnp2011/ *

Theoretical physics is the first step for the development of science and
technology. Since more than 100 years ago it has delivered new and
sophisticated discoveries which have changed human view on their
surroundings and universe. Theoretical physics has also revealed that *the *
*governing law in our universe is not deterministic*, and it is undoubtedly
the foundation of our modern civilization.
Apakah memang *"the **governing law in our universe is not deterministic*" ?
Dari buku-buku "scientific" yang pernah saya baca, kok saya mendapat kesan,
*"Jika para scientist TIDAK/BELUM MAMPU menemukan faktor atau aspek
"determinant" nya,*
*lalu suka-sukanya berkesimpulan, "not deterministic", "relativistic" atau
"tidak pasti/probable" dsb dsb...*
Lantas bagaimana me"reconcile" kesimpulannya tsb dengan ayat-ayat Kitab-2
Allah (P. Lama/Taurat, P. Baru/Injil & Al Quran) yang "deterministic"?
Lalu dibackup dengan kenyataan alam yang juga "deterministic" ?
Kenapa pada kitab-kitab tersebut terdapat banyak kata "PASTI" & "TETAP"
bahkan untuk suatu peristiwa sosial?
Bagaimana bisa menerangkan fakta dari suatu "sistem besar" yang
"determinisic" tapi dibangun oleh sub-sub sistem yang disangka "non
deterministic"?


Mu’minuun 23:71

*Andaikata kebenaran itu menuruti hawa nafsu mereka*, pasti binasalah langit
dan bumi ini, dan semua yang ada di dalamnya. Sebenarnya Kami telah
mendatangkan kepada mereka kebanggaan mereka tetapi mereka berpaling dari
kebanggaan itu.



Al Qamar 54:3

Dan mereka mendustakan dan mengikuti hawa nafsu mereka, sedang *tiap-tiap
urusan telah ada ketetapannya.*



Ath Thalaaq 65:3

Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan
barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan
(keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki)
Nya. Sesungguhnya *Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.*



Az Zumar 39:63

Kepunyaan-Nyalah* kunci-kunci langit dan bumi*. Dan orang-orang yang kafir
terhadap ayat-ayat Allah, mereka itulah orang-orang yang merugi.



Saba 34:3

Dan orang-orang yang kafir berkata: "Hari berbangkit itu tidak akan datang
kepada kami." Katakanlah: "Pasti datang, demi Tuhanku Yang mengetahui yang
ghaib, sesungguhnya kiamat itu pasti akan datang kepadamu. *Tidak ada
tersembunyi daripada-Nya seberat zarrahpun yang ada di langit dan yang ada
di bumi dan tidak ada (pula) yang lebih kecil dari itu dan yang lebih besar,
melainkan tersebut dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)",*

Barangkali para scientist perlu belajar kembali dari mukjizatnya Muhammad
yang sudah "terbit" 1500 tahun yll?
Atau ada yang salah pada kitab-kitab tersebut?
*Atau malah terdapat kesalahan dalam logika para scientist tsb???*

Wallahu alam bissawab...

Salam Z




2011/8/25 Agus Purwanto <[email protected]>

> sejak merdeka tahun 1945 sampai saat ini
> jelang idul fitri yang berbeda 30 dan 31 Agustus
> doktor fisika teori Indonesia tidak juga beranjak
> dari angka 15-20
>
> wajar jika dulu pada jaman nabi saw,
> dari sekian orang Islam tidak ada yang ahli hisab
>
> wong sekarang saja,
> dari 230 juta manusia Indonesia yang mayoritas juga muslim
> hanya 15-20 yang doktor fisika teori
> uhh!!!
>
> tentang hajatan ilmuwann militan ini coba tengok di
>
> Cek : http://situs.opi.lipi.go.id/ctpnp2011/
>
> salam
>
> Agus Purwanto
> LaFTiFA ITS
> http://purwanto-laftifa.blogspot.com
> http://ayatayatsemesta.wordpress.com
> ------------------------------
>
>

Kirim email ke