di bandara Mataram terdapat baleho besar bertuliskan Selamat Datang Peserta Musyawarah Kerja Nasional Ulama al-Quran 2011 bergambar Gubernur NTB dan sesepuhnya
membaca tulisan itu hati pun bergetar subhanallah sampai di hotel saya baru sadar tidak bawa kopyah subhanallah, saya jadi merasa terasing ketika isi buku tamu/daftar hadir, sebelum saya ternyata Prof Umar Anggoro Jeni mantan ketua LIPI hwa ...tidak kopyahan juga sedikit lega beliau saya dekati dan berkenalan acara dibuka gubernur NTB yang masih usia 38 tahun Dr. TGB Muhammad Zainul Majdi, doktor tafsir cumlaude dari Universitas al-Azhar Kairo banyak menggunakan bahasa atau istilah Arab "kalau pidato di depan SBY saya biasa-biasa saja, tetapi pidato di depan para guru saya ini saya harus ekstra hatii apalagi kalau Prof Quraish sudah begini (memegang dagu sambil menatap serius) berarti kata demi kata saya diperhatikan dan jadi ketahuan salahnya, makanya saya harus bicara singkat saja" malam pada pleno pertama, Prof Jeni sempat singgung AAS yang monumental info lewat begitu saja, hadirin tidak kenal apa itu AAS apalagi kemudian presentasi dilanjutkan oleh mahaguru ilmu tafsir Prof Quraish Shihab dari uraiannya, saya sedikit lega, apa yang beliau harapkan tentang pemahaman dan penafsiran al-Quran khususnya telaah ayat telah saya lakukan di NAAS Nalar AAS Rabu pagi saya melaksanaken tugas presentasi hasil telaah saya atas tafsir ilmiy penciptaan jagat raya seperti biasanya ... peserta seperti nonton sulap begitu acara usai, hampir semua peserta mengusulkan saya dimasukkan tim tafsir ilmiy kemenag Rabu sore, pleno terakhir dengan dua narasumber Prof Didin Hafidudin dan Dr Adian Husaini dihentikan, dipindah dan dilanjutkan di pendopo gubernuran atas permintaan gubernur acara dilanjut ba'da maghrib gubernur ikut hadir pada presentasi Prof Didin dan mas Adian dan dilanjut penutupan juga oleh gubernur setelah penutupan pembawa acara membacakan "Selanjutnya adalah penyerahan cindera mata dari salah seorang peserta Mukernas berupa buku Sisii al-Quran yang terlupakan oleh Agus Purwanto DSc" saya pun diminta maju gubernur maju para tukang foto juga maju saya serahkan AAS pada gubernur, seperti biasa salaman sambil ngadep tukang foto ceklik ceklik klik ... lha gubernur ngomong begini "saya sudah beli buku ini setahun yang lalu, berarti sekarang saya minta tanda tangan dan catatan dari penulisnya, terimakasih pak Agus" hadirin pun gerrrr ... mendengar pengakuan bahwa gubernur telah beli buku AAS berarti hadiahnya gak surprise lagi je ... acara dilanjut makan malam ketika setiap peserta bersalaman pamit pulang dan tiba giliran saya gubernur tanya,"bukunya sudah ditandatangi pak Agus?" "Belum, besok saya masih di sini sampai sore" ketika saya di bus staf gubernur nyusul saya sambil bawa AAS dan bollpoin saya pun tanda tangan dan menulis "Menemukan Kembali Mutiara yang hilang: Ilmu Pengetauan untuk Peradaban Islam" sekali lagi, yang memerlukan buku AAS bisa kontak lgsg no hp 0856 4888 2554 setelah transfer Rp 80.000 untuk Jawa Rp 85.000 untuk luar Jawa ke no rek BNI 0100149129 jangan lewatkan al-Quran al-'alimmushaf ilmiy Agus Purwanto LaFTiFA ITS http://purwanto-laftifa.blogspot.com http://ayatayatsemesta.wordpress.com
