Ahad 25 Desember 2011 lalu AAS harus hadir di SMA Hidayatullah Malang momen yang cukup istimewa rencana acara dimulai 07.30 sementara, karena ajak keluarga kami, belum ada yang sarapan, baru keluar rumah di Perum ITS jam 05 jadinya, agak ngoyo nggenjot mobil tua Kijang Rover 94 di tol Waru-Porong jarum temperatur mesin sempat beberapa kali maksimum wuik!!! terpaksa kecepatan Gus Pur turunkan tapi ... apa gak telat kalau kecepatan dikurangi? wah, agak repot juga. ditambah, Porong-Purwodadi macuet semoga, mesin gpp mudahh-an ban juga gpp kalau ban papa, jamaah hidayatullah niscaya kecewa duh Gusti, hamba tidak ingin mereka kecewa laahaula walaa quwwata illa billah alhamdulillah, nyampe di lokasi ngepas 07.25 setengah percaya, seperempat tidak percaya, seperempat agak tidak percaya dan, ban belakang kanan tampak gembos kami langsung diajak ke lokasi acara yang becek karena kemarinnya memang baru hujan deras tidak ditawari sarapan dulu juga tidak ditawari ke toilet dulu wah ternyata panitia memang para siswa yang baru sepekan selesai UAS bahkan kami juga tidak disambut para ustadz kecuali ustadz calon moderator dan kepala sekolah pemberi sambutan sebelum acara dimulai, kunci mobil diminta karena ban jadi gembos dan akan diatasi para siswa/santri Gus Pur presentasi sambil menahan lapar dan buang air artistik (air seni) anakk semburat, mungkin ke toilet dan cari sarapan jam 11.15 acara selesai ternyata urusan ban belum selesai ustadz Mawardi asal NTB dalam bincangg nunggu urusan mobil selesai sempat nanyaa perihal mobil beliaunya sudah sempat lihat mobil Gus Pur bercerita tentang mobil tuanya, sedikit melakukan pembelaan mengapa kok tetap pakai mobil tua kok gak segera ganti yang kinyiss "Saya sempat berfikir mau ganti mobil, tetapi saya urungkan (khususnya setelah presentasi AAS di UIN Yogja yang bareng Sri Sultan), lha ganti mobil baru yang greng dan mahal toh mobil buatan asing, sama dengan nyumbang perusahaan asing. Kecuali kalau perusahaan mobilnya milik bangsa sendiri" ba'da dzuhur urusan ban selesai siap lanjut perjalanan sambang kampung kumis kucing tempat kelahiran anaksulung eh, ada masalah baru mobil gak bisa distarter weh dorong sana dorong sini intip sana intip sini oleh beberapa orang yang sedikit tahu urusan mobil tak teratasi terpaksa cari tukang bengkel, agak lama, maklum awal libur panjang selain libur natal juga selain lokasi sekolah masuk perkampungan bergunungg jam 14.30an baru beres setelah disuwuk tidak lebih dari 10 menit oleh ahlinya keesokan hari atau lusanya tivi tayangkan berita sikap pak Jokowi atas mobil kiat esemka makin ramai, makin heboh apakah Gus Pur langsung ikut pesan kiat esemka? tidak lah, bukan karena tidak percaya mobil buatan sendiri bukan hanya alasan sederhana saja kok lha kalau ganti kiat esemka, trus kapan hajiannya ke tanah suci dulu saja lah soal mobil, yang penting masih bisa jalan dan masih dapat dipakai balapan dengan sesama mobil tua
yang jelas, kiat esemka harus didukung pemerintah harus dipaksa untuk mewujudkan mobnas untuk kebanggaan untuk harga dan rasa percaya diri bahwa kita bukan bangsa tulalit bukan bangsa sontoloyo kalau ternyata tulalit dan sontoloyo itu jelas hanya untuk pemimpinnya saja AAS hadir untuk mengembalikan kebebasan, harga diri dan kedaulatan bebas dari cengkeraman asing pijakannya Kitab Suci kita hanya boleh tertunduk manggutt, merengekk dan menangis di depan Sang Khalik bukan yang lain Irfa' ra'saka ya akhiy tegakkan kepalamu wahai saudaraku tabik !!! ----------------------- sekali lagi, yang memerlukan buku AAS bisa kontak lgsg no hp 0856 4888 2554 setelah transfer Rp 80.000 untuk Jawa Rp 85.000 untuk luar Jawa ke no rek BNI 0100149129 jangan lewatkan al-Quran al-'alim mushaf ilmiy Agus Purwanto LaFTiFA ITS http://purwanto-laftifa.blogspot.com http://ayatayatsemesta.wordpress.com
_______________________________________________ Indonesia mailing list [email protected] http://nextbetter.net/mailman/listinfo/indonesia http://indonesia.nextbetter.net
