----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

Sewaktu aku melihat dari jendela kantor tempat ku bekerja di lantai 27, 
didepanku terlihat sebuah apartement  aku melamun tiba-tiba aku teringat 
akan saudara ku Alwi Al_kaf namanya  waktu aku berkunjung kerumahnya di 
Singapore. 

Di Bandara Changi aku dijemputnya kemudian di ajaknya aku naik Bus ke 
tempat tinggalnya. Aku melihat ada rasa malu didirinya, �Ini tempat 
tinggal saya, anggaplah rumah sendiri�.
�Ah kenapa mesti malu?� gumam saya dalam hati. Seandainya saudara ku ini 
tinggal di Amerika di dalam Flat itu saya rasa dia akan menjadi orang 
sombong dan menganggap tinggal di Apartement (omongan keren pengganti 
rumah susun).

 Setahu saya banyak juga orang Indonesia yang lama tinggal di luar negri 
setelah sampai dinegrinya bukan main belagunya (banyak tingkah), Tinggal 
cuma di Flat, laga nya seperti tinggal di perumahan yang paling indah. 
Malah ada yang cuma numpang tinggal disana (mau beli enggak mampu) eh 
lagaknya ya ampun sudah tidak bisa di bayangkan. Gaji cuma pas-pasan 
(untuk ukuran sana ) Tapi kalau bicara harta sepertinya cuma dia yang 
paling kaya dan berduit. Ya begitu mungkin mental bangsa kita. Enggak 
boleh melihat orang bule langsung niru-niru.

Tapi saudaraku Si Alwi Alkaf ini, tidak seperti itu. Walaupun flatnya 
itu punya dia sendiri  (bukan numpang sama istrinya atau kontrak 
istilahnya) isinya pun lumayan juga. 

Sayangnya saudaraku ini walaupun warga negara sana, dia seperti asing di 
negrinya sendiri. Minder begitu. Dan ini saya rasakan untuk setiap orang 
melayu merasa jadi manusia kelas dua di Sana. Sedangkan (maaf) Cina 
menjadi tuan rumah terhormat di Singapore. Mengapa begini mengapa begitu 
?

 Syukurlah Indonesia tidak terjadi seperti ini. Dan mudah-mudahan 
setelah lewat masa reformasi ini akan terjalin keharmonisan di antara 
kita. 

Salam sejahtera

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 6 Apr 1999 jam 10:55:43 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke