----------------------------------------------------------
FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Banyak Komentar Ngawur Soal Penahanan Syahril Sabirin

Yogyakarta - (Astaga.com)
26 Jun 2000, 06:47 WIB

Banyak komentar yang ngawur yang terlontar berkaitan dengan penahanan
Gubernur Bank Indonesia Syahril Sabirin oleh Kejaksaan Agung. "Seolah-olah
mereka tahu masalah hukum. Padahal mereka berasal bukan dari latar belakang
hukum," kata pakar hukum Prof. Dr. J.E. Sahetapy SH. MA di Yogyakarta, Sabtu
(24/6).

Sahethapy di sela-sela seminar nasional Pendidikan Tinggi Menuju Supremasi
Hukum pada Era Indonesia Baru di Hotel Radisson Yogya kepada wartawan
menjelaskan, mereka yang dianggap tidak berlatar belakang hukum itu adalah
Ketua DPR Akbar Tanjung maupun Ketua MPR Amien Rais.

"Jika mereka ingin menjalankan pemerintahan yang baik, undang saja Jaksa
Agung atau Gus Dur. Mereka bisa menanyakan kepada mereka apakah kedua tokoh
itu melakukan intervensi atau tidak," kata Sahetapy.

Masalah penahanan itu sebenarnya hal yang biasa saja. "Apakah Syahril
Sabirin itu begitu hebat sehingga tidak boleh ditahan? Ditahan atau tidak
itu memang untuk kepentingan pemeriksaan. Namun jika Jaksa Agung sudah
memeriksa dan tidak mendapatkan apa-apa, itu baru perlu dikritik," ujarnya.

Pakar hukum ini juga menerangkan, jika Syahril Sabirin ditahan, kenapa yang
lain tidak. "Masalah itu silahkan bertanya kepada Jaksa Agung. Jangan sampai
kita orang luar yang tidak tahu masalah itu justru berbicara seolah-olah
sebagai Jaksa Agung itu sendiri," ia menambahkan.

Sahetapy juga menegaskan bahwa soal ditahan atau tidak ditahan itu merupakan
pasal karet. Menurutnya, siapa saja boleh ditahan, mulai dari pencuri ayam
sampai dengan koruptor.***

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 27 Jun 2000 jam 13:18:15 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke