---------------------------------------------------------- Live and work in the USA legally: Register for the GREEN CARD LOTTERY! Visit http://www.us-immigration.org -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Sarapan bersama Arbi Sanit: Soal Tommy, Presiden Wahid Bertindak Benar Jakarta, Kompas Cyber Media Pengamat politik Arbi Sanit menilai, perintah Presiden Abdurrahman Wahid untuk menangkap Tommy Soeharto sudah benar. 'Pihak yang mempersalahkan tindakan presiden justru yang melakukan ketidakadilan hak asasi terhadap para korban peledakan bom di gedung Bursa Efek Jakarta (BEJ)', ujarnya kepada KCM . Menurut Arbi Sanit prosedur yang diambil Presiden Wahid adalah 'selidiki' baru kemudian 'tangkap'. Polisi diharapkan juga menjalankan proses yang sama. 'Saya kira, hal itu mesti dipandang sebagai kewajaran,' ujarnya. Arbi Sanit memahami bila dasar pertimbangan yang diambil oleh presiden adalah tekanan yang memuncak menyusul rentetan pemboman yang melanda ibukota. Sebagai kepala negara, kata dia, presiden berhak untuk mempertimbangkan situasi genting tersebut. Ia yakin bahwa adanya 15 korban jiwa dalam kasus peledakan enam hari lalu itu ikut memberi andil bagi presiden dalam pengambilan keputusan tadi. Apalagi, kasus ini juga berakibat jangka panjang terhadap ekonomi Indonesia. Sebaliknya Arbi menuding mereka yang menganggap perintah Presiden Wahid terhadap pemeriksanaan terhadap putera bungsu mantan presiden Soeharto itu sebagai tidak beralasan sama sekali, telah memberikan perlakuan khusus terhadap Tommy Seoharto. 'Mereka jelas tidak memperhitungkan para korban,' kata Arbi sengit. 'Demi kepentingan publik, sebaiknya memang tidak perlu ada pembedaan hak asasi dan perlakuan antara para korban dan Tommy Soeharto,' katanya.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 18 Sep 2000 jam 06:14:48 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
