Menurut Wara Sinuhaji Dosen USU dalam statemennya di koran terbitan Medan,
Gedung Wanita Karo (GWK) yang di Pringgan, Medan, mbarenda dibangun masa Jamin
Ginting menjabat Panglima TT I/BB . Dan, yang menjabat Walikota Medan saat itu,
adalah Maja Purba (? kalau tidak salah ingat). Inilah yang melatarbelakangi
mudahnya pengadaan lahan untuk GWK. Tujuan mendirikannya, adalah sebagai ruang
bagi wanita Karo untuk memajukan/meningkatkan emansipasinya. Kalau ini benar,
perlu dijelimeti khittahnya lebih mendalam, untuk dibandingkan dengan situasi
kekinian.
Piga-piga orang pers i Medan, enggo mencoba mengkonfirmasi man turangnya
Masri Singarimbun si tading i Sei Padang, Medan. Karena ibu ini yang juga
pengurus Yayasan Wanita Karo, dianggap mengetahui seluk-beluknya. Namun, ibu
Singarimbun ini tidak bersedia memberikan informasi.
Hal serupa juga telah pernah dilakukan piga-piga teman pers si i Medan
sekitar Maret-April 2007 lalu. Pada saat tersebut juga, gedung ini sudah rata
dengan tanah. Namun terkecoh, karena isu yang beredar adalah mpesikap Gedung
Wanita Karo. Selain itu, repotnya menemukan narasumber yang berkompeten, atau
yang mengaku berkompeten. Jadi, kalau memang dijual, transaksi jual beli yang
berlangsung, antara siapa dan siapa?
Apakah ini juga merupakan salah satu kasus yang mengakibatkan bang Dillah
(Abdillah) Walikota Medan dan wakilnya Ramli mendekam di penjara....?
Sulit mengetahui, apakah gedung tersebut adalah milik publik yang dikelola
sebuah yayasan, atau milik pribadi/kelompok, dimana empunya mendirikan sebuah
yayasan untuk mengelola.
Penjajakan pada 2007 lalu, menurut informasi dari tukang becak sekitar, Maret
2007, gedung tersebut telah rata dengan tanah. Namun, baru pada 10 April 2007,
seorang sahabat sudah membuat foto gedung Wanita Karo yang telah rata dengan
tanah. Suasananya tidak seheboh sekarang, karena isu yang berkembang tahun lalu
adalah isu membangun ulang, bukan isu menjual seperti yang sekarang.
Mungkin, melalui sebuah Diskusi Terbuka yang mengundang orang-orang
terkait, merupakan sebuah tahapan awal. Saya lihat, Wara Sinuhaji dalam
statemen persnya, menyebut sejumlah nama-nama orang terkait (saya agak lupa
satu persatu)
Dari koyok-koyok kede kopi di daratan ini, saya melihat banyak sekali orang
Karo yang sudah melihat gedung tersebut sebagai simbol.
Salam,
Medi
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.