Mohon ijin moderator, Untuk membantu rekan2 dan anak2 dalam mempelajari Komputer, saya menawarkan CD Toturial berikut
CD Tutorial mengoperasikan Komputer Saatnya belajar komputer di rumah/kantor menggunakan CD Tutorial. Tidak perlu lagi mengeluarkan biaya kursus ratusan ribu/bulan. SekarangÂ…hanya Rp.45.000, Anda sudah bisa belajar computer sendiri. Semua aplikasi computer kami sediakan untuk Anda yg ingin cepat mahir mengoperasikan computer. Dijamin ASLI/GARANSI uang kembali Kami memberikan yg terbaik kepada Anda dengan berbagai pilihan aplikasi : 1. Mahir Microsoft Excel 2003 dalam 3 Jam 2. Mahir Microsoft Word 2003 dalam 3 Jam 3. Menguasai aplikasi database dengan Microsoft Access 2003 4. Instalasi dan Administrasi Website menggunakan Joomla 5. Desain Web interaktif menggunakan Microsoft Frontpage 2003 6. Membuat presentasi efektif dengan Microsoft Powerpoint 2003 7. Digital Video editing menggunakan Adobe Premiere Pro 1.5 8. Desain animasi dengan Macromedia Flash MX Profesional 9. Membuat berbagai efek teks dengan Adobe Photoshop Cs 10. Mahir dan menguasai Corel Draw 12 11. Sepuluh langkah membuat VCD Photo Slide menggunakan Ulead Video Studio 7 12. Mengenal internet 13. Membuat special effect Video dengan Adobe After Effects 6.5 14. Mengenal Windows XP 15. Membuat animasi 3D menggunakan Blender 2.44 16. Terampil mengolah dokumen dengan Microsoft Word 2007 17. Panduan aplikasi mengolah data dengan Microsoft Excel 2007 18. Merancang presentasi dinamis dengan Microsoft Powerpoint 2007 19. Mengolah database dengan Microsoft Access 2007 Pesan segera CD Tutorial sesuai kebutuhan Anda/putra-putri Anda. Kami menjamin Keaslian CD (disegel). Hanya dengan Rp.45.000/CD Cara Pemesanan: 1. Transfer biaya CD Tutorial Anda sesuai jumlah pesanan ke BCA Bona Indah, Jakarta 608-0069837 a/n. Jumpa K. Tarigan 2. Lakukan konfirmasi melalui email atau SMS ke 0813-88085538, dengan isi konfirmasi Jumlah dana yg ditransfer, Jenis & jumlah CD dan Alamat pengiriman 3. Tunggu 3-5 hari, CD Tutorial segera ada di tangan Anda. Alamat kami: Jl. Pertanian 2/9, Lebak Bulus, Jakarta Selatan Tpl. 021-70092535 ## 0813-88085538 Terima kasih, Simply Interactive ----- Original Message ----- From: "Alexander Firdaust" To: [email protected], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] Subject: [infokaro] Krisis Pangan? No Way.... Date: Tue, 22 Apr 2008 07:05:40 -0700 (PDT) Jakarta - Indonesia masih jauh dari kata krisis pangan. Bahkan gejolak harga pangan dalam negeri ternyata relatif adem jika dibandingkan gejolak harga pangan di dunia. Dari 4 komoditas yang sudah 'dipalangi' dengan berbagai kebijakan, hanya terigu yang gejolaknya lebih tinggi dibandingkan volatilitas harga di dunia. Deputi Menko Perekonomian bidang Pertanian dan Kelautan Bayu Krisnamurti menjelaskan, sejak September 2007, pemerintah sudah berupaya menstabilkan 4 bahan pokok dengan sejumlah kebijakan. Yakni meliputi kebijakan beras untuk rakyat miskin (raskin), CPO, kedelai dan terigu. Kebijakan untuk raskin adalah berupa tambahan jatah dari 10 menjadi 15 kg per kepala keluarga per bulan. Kebijakan untuk CPO adalah penetapan HPE, kedelai dan terigu melalui penghapusan bea masuk. Berdasarkan perhitungan analisa volatilitas harga pangan internasional dan dalam negeri, Bayu menjelaskan bahwa terlihat gejolak harga dunia tidak memberi dampak langsung ke harga dalam negeri. Bayu menjelaskan, untuk volatilitas harga beras dalam negeri sejak September 2007 hingga April 2008 mencapai 2,7%, sementara untuk volatilitas harga beras internasional mencapai 24,1%. Untuk kedelai, volatilitas harga dalam negeri mencapai 0,6%, sedangkan internasional mencapai 5,6%. Minyak goreng curah dalam negeri, volatilitasnya mencapai 13,5%, dan internasional mencapai 17,2%. Sedangkan minyak goreng kemasan relatif tidak besar hanya 9,5%. Volatilitas minyak goreng dalam negeri dan internasional menurut Bayu tidak terlalu besar perbedaannya, karena Indonesia merupakan eksportir CPO terbesar dunia hingga 80%. "Indonesia menguasai ekspor dunia hingga 80-85%, sehingga perbedaan volatilitasnya tidak terlalu lebar," ujar Bayu saat memberikan pemaparan di Graha Niaga, Jakarta, Selasa (22/4/2008). Khusus untuk terigu, volatilitas dalam negeri lebih besar yakni 11,1%, sementara internasional hanya 7,2%. "Ini karena Indonesia mengimpor 90% gandum. Sementara untuk menjadi terigu ada timelack untuk memprosesnya," tegas Bayu. "Dari data itu mengindikasikan bahwa kebijakan kita mampu meredam gejolak harga," imbuh Bayu. Di tempat yang sama, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dan Menteri Pertanian Anton Apriantono menepis anggapan bahwa krisis pangan telah terjadi di Indonesia. "Kalau ditanya krisis pangan, saya tanya balik, apa bahan pangan yang tidak ada. Semua barang kan ada," ujar Anton. "Ini barangnya ada, tapi yang di level masyarakat bawah yang kurang. Karenanya pemerintah membantu masyarakat bawah antara lain melalui subsidi minyak goreng dan raskin," jelas Mendag. Dengan subsidi minyak goreng dan raskin sebanyak 15 kg per bulan per KK, maka pengeluaran rakyat miskin bisa terbantu sekitar Rp 20.000 per bulannya. "Ini dimaksudkan untuk menjaga daya beli masyarakat, karena konsumsi masih merupakan elemen pent ing dalam pertumbuhan ekonomi," urai Mari. Ia juga menjelaskan, kondisi di Indonesia masih relatif baik jika dibandingkan dengan Afrika dan Filipina. Di Afrika, kata Mari, uang tak ada, bahan pangan juga tidak ada. Di Filipina, uang ada, tapi bahan pangan tidak ada. Sementara di Indonesia, bahan pangan ada, sementara uang pemerintah ada untuk bisa membantu rakyat miskin. "Sehingga kalau dilihat dari kedaulatan pangan, Indonesia sebenarnya sudah lumayan," pungkas Mentan. ( qom / ddn ) Best Regarts www.dausmedia.cjb.net -------------------------------------------------------------------- Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. -- Want an e-mail address like mine? Get a free e-mail account today at www.mail.com!
