Tanah Karo (SIB) Sekira 20-an warga dari Sarga Berastagi yang mengatasnamakan Forum Pemuda Cinta Karo (FPCK) kembali mendemo kantor Bupati Karo, Kamis (12/11). Mereka meminta Bupati untuk mencopot Sekda Ir Makmur Ginting MSi yang dinilai tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik.
Dalam pernyataan sikapnya, mereka menilai lemahnya kinerja Sekda Kab Karo menyebabkan bobroknya pelayanan kepada publik. Makmur Ginting dipandang tidak cakap dan tidak mampu dalam membidangi tugas yang berada di bawah kendalinya. “Ir Makmur Ginting telah membuat bawahannya menjadi bingung dalam kerja administrasi pemerintahan dan beberapa di antaranya terkesan lamban. Ini membuktikan ia tidak cakap dalam bekerja,” ujar koordinator aksi, Rahmat Ali dalam orasinya di halaman kantor Bupati Karo. Rahmat mengatakan, Makmur Ginting juga telah memanfaatkan jabatannya untuk mencoba “berandil” dalam pengangkatan pejabat eselon empat, tiga dan setingkat eselon dua, termasuk urusan perpindahan pegawai dan tugas belajar. “Sekda memelihara anak emas yang ditugaskan sebagai pengumpul semacam imbalan. Secara kasat mata dibangun strategi ada uang ada jabatan, ada imbalan urusan kelar, memang tidak terlihat. Logikanya, ada asap tentulah ada api,” tukasnya. FCPK juga menyoroti tentang dugaan Makmur Ginting yang masih tercatat sebagai dosen di salah satu perguruan tinggi di Sumatera Utara. Hal ini, menurut Rahmat, akan menghambat perjalanan roda pemerintahan di Kabupaten Karo. “Hingga kini Sekdakab Karo masih menerima gaji dari universitas tersebut. Bukankah dengan kenyataan itu membuat Sekdakab Karo menjadi semakin nyaman, sementara rakyat yang mendambakan pelayanan dibuat menjadi korban” pungkasnya. Pantauan wartawan , setelah membacakan pernyataan sikap selama 15 menit mereka tidak mau dialog dengan sejumlah pejabat Pemkab Karo di antaranya Asisten I Drs TM Tarigan. Selanjutnya mereka, meletakkan alat peraga demonya di halaman kantor Bupati Karo dan membubarkan diri dengan tertib Di lokasi aksi demo, Ketua BM PAN Sumut Osaka Mahendra Ginting kepada wartawan menyatakan aksi demo mereka diduga rekayasa untuk kepentingan oknum tertentu agar diganti Sekda Kab Karo Ir Makmur Ginting MSi dari jabatannya. “Mengapa bukan Bupati Karo maupun pejabat eselon II lainnya disoroti kinerjanya. Inikan tidak benar. Padahal masih banyak pejabat eselon II lainnya tidak bekerja sesuai dengan tufoksinya,”tegasnya. Lebih lanjut dikatakan, dalam waktu dekat ini,pihaknya akan melakukan aksi unjuk rasa damai untuk mendukung Ir Makmur Ginting agar tetap dipertahankan menjabat Sekda Kab Karo. Catatan SIB, alasan FCPK menuntut Sekdakab Karo untuk mundur dalam demo kali ini berbeda dengan aksi mereka, Rabu (21/10) lalu. Saat itu mereka menuding Makmur Ginting memanfaatkan jabatannya untuk lebih banyak “berkeliaran” ke luar negeri. Namun hal ini dibantah Makmur dengan mengatakan bahwa kepergiannya ke luar negeri, kota Zundert provinsi Brabant, Belanda Selatan, beberapa waktu lalu, merupakan rangkaian dari tugas dinasnya untuk menindaklanjuti Memorandum of Understanding (Mou) yang telah dijalin Pemkab Karo dan Pemko Zundert.(M-30) Sumber: http://hariansib.com/?p=98608 Salam Mejuah Juah Karo Cyber Community
