http://regional.kompas.com/read/xml/2009/09/29/10362236/edan.tiga.gadis.abg.dijual.seharga.12.juta.


Edan! Tiga Gadis ABG Dijual Seharga 1,2 Juta 

Selasa, 29 September 2009 | 10:36 WIB
KUPANG, KOMPAS.com - Tiga gadis ABG asal Kupang berinisial EB, NB dan FB yang 
masih berusia di bawah umur, nyaris dijual Sandimus Muskanan (20), pria asal 
Kelurahan Oebufu, kepada beberapa pria hidung belang. 

Peristiwa itu bermula ketika Sandimus Muskanan datang ke Jalan Damai, Kelurahan 
Kayu Putih, untuk mencari EB dan FB. Malam itu, kedua korban sedang berada di 
rumah Sandi, warga setempat. 

Ketika melihat korban, Muskanan mengajak mereka menemui beberapa pria hidung 
belang yang sudah menunggu tidak jauh dari lokasi kejadian. 

Para pria hidung belang itu akan mengajak anak-anak itu berkencan dengan tarif 
Rp 400.000. Ajakan Sandimus Muskanan ditolak kedua korban sehingga sempat 
terjadi tarik menarik antara Sandimus Muskanan dengan EB. 

Aksi tersebut dilihat NB yang kebetulan datang ke rumah Sandi untuk mencari 
adiknya EB yang belum pulang ke rumah hingga pukul 20.00 Wita. 

"Saya datang ke rumah itu untuk mencari adik saya karena hingga malam, adik 
saya belum juga pulang. Saya melihat pelaku sedang tarik tangan adik saya 
sehingga saya langsung hentikan," kata NB kepada anggota kepolisian di Polsekta 
Oebobo, Senin (28/9). 

Pada saat itu, pelaku malah balik mengajak NB untuk melayani beberapa pria itu. 
"Dia sempat menunjuk beberapa pria yang menunggu di jalan raya," kata NB. 
Karena ketiganya menolak, pelaku Sandimus Muskanan menganiaya ketiga korban 
dengan cara menempeleng dan memukul para korban kemudian membenturkan kepala NB 
ke pohon. 

Kapolsekta Oebobo, Iptu W Pasaribu melalui Kanit Reskrim, Aiptu Manase Kiak, 
yang dikonfirmasi wartawan mengatakan, pihak kepolisian sudah mengamankan 
Sandimus Muskanan di Mapolsekta Oebobo. 

"Kasus ini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Dalam kasus ini kita 
sudah amankan pelaku. Beberapa korban masih dimintai keterangannya oleh aparat 
penyidik Reskrim Polsekta Oebobo," kata Manase Kiak. (ben)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke