http://www.mediaindonesia.com/read/2009/10/10/98480/128/101/Masjid-Rusak-Akibat-Tawuran


Masjid Rusak Akibat Tawuran 


Minggu, 04 Oktober 2009 18:15 WIB     
MAKASSAR--MI: Tawuran antarpemuda di Jalan Rappocini Raya, di Makassar, Minggu, 
yang melibatkan pemuda dari lorong enam, delapan dan sembilan merusak kaca 
masjid yang berada di pinggir jalan. 

Tiga kelompok pemuda masing-masing lorong beranggotakan 50 orang selain lempar 
batu serta membawa sejumlah senjata tajam seperti parang dan badik. 

Informasi yang dihimpun di tempat kejadian menyebutkan, tawuran ini berawal 
dari dendam lama yang tidak terselesaikan sehingga tawuran itu kembali terjadi. 
Beruntung dalam aksi tawuran itu tidak ada korban jiwa. 

Udin, salah seorang penjaga masjid Da'watul Khaer bersama tokoh masyarakat 
lainnya yang menyaksikan tawuran itu kelabakan menghentikan tawuran karena 
pihak kepolisian setempat tidak turun mengamankan tawuran tersebut. 

"Saya bersama tokoh agama lainnya kelabakan menghalau tawuran karena saya sudah 
menghubungi anggota badan pembinaan masyarakat (Babinkamtibmas) Polsekta 
Rappocini tidak ada yang turun sehingga saya membunyikan masjid," ujarnya. 

Bukan hanya Udin, Daeng Rate, salah seorang tokoh masyarakat juga mengaku 
kecewa dengan aparat kepolisian karena hingga tawuran itu berhenti tidak 
seorangpun anggota dari Polsekta Rappocini dan Polresta Makassar Timur yang ke 
TKP untuk mengamankan tawuran antarpemuda itu. 

"Kita kecewa karena seharusnya jika ada tawuran seperti polisi bisa lebih 
tanggap kalau dihubungi warga, tetapi nyatanya tidak ada yang turun," 
kelunhnya. 

Dengan adanya tawuran itu berdampak pada rusaknya sarana ibadah seperti masjid 
karena sejumlah kaca masjid pecah akibat lemparan batu. 

Tawuran itu baru berhenti setelah penjaga masjid, Udin membunyikan masjid dan 
meminta pemuda tersebut untuk membubarkan diri karena waktu salat subuh sudah 
masuk. 

Sementara itu, Kapolsekta Rappocini, AKP Hariyadi yang coba dihubungi melalui 
telepon genggamnya (HP) sedang berada diluar jangkauan. (Ant/OL-02) 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke