Komentar : Jika berita ini benar, pihak Garuda benar2 menyinggung perasaan 
bangsa Indonesia. Selain calon pramugari sudah diraba-raba yang masuk kategori 
pelecehan, karena dilakukan oleh dokter pria (apakah tidak ada dokter wanita 
sama sekali ?) dan juga orang Korea lagi yang meraba raba. 
Juga kewajiban tampil polos tanpa busana, ini benar benar sudah suatu hal yang 
menyimpang dari budaya Indonesia. Mungkin nanti, imagenya pramugari Garuda juga 
akan tampil tanpa busana saat bertugas ?
Yang lebih menyinggung adalah kenapa harus proses rekrutmennya di Korea ? Apa 
dari sekian banyak perusahaan rekrutmen di Indonesia sudah tidak ada yang bisa 
dipercaya untuk memproses rekrutmen pramugari Garuda ? Apa mungkin sebentar 
lagi sudah mau berubah nama jadi PT Garuda Korea ?


Garuda Bantah Rekrut Pramugari Korea Tanpa Busana
Antara – 19 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - PT Garuda Indonesia Tbk membantah tuduhan bahwa dalam 
rekrutmen pramugari di Korea ada pelamar yang diminta tampil tanpa busana.

"Sama sekali tidak benar bahwa ada pelamar yang diminta tampil tanpa busana 
saat wawancara rekrutmen pramugari di Korea," kata Kepala Komunikasi Perusahaan 
PT Garuda Tbk Pujobroto saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

Sebelumnya, The Korea Herald yang pertama memberitakan informasi rekrutmen 
tersebut. Isi berita kemudian diberitakan ulang oleh media Singapura The 
Straits Times, Rabu (24/8)

Menurut laporan media tersebut, para pelamar diminta tampil tanpa busana saat 
wawancara dengan Garuda Indonesia di Korea Selatan.
Para wanita muda tersebut diminta agar melepaskan pakaian kecuali celana dalam 
untuk sesi yang disebut `tes kesehatan`.

Berita itu menyebutkan, dalam tes tersebut, seorang dokter pria meraba payudara 
para gadis muda tersebut untuk memastikan apakah ada yang menggunakan implan di 
dalamnya.

Bagi Garuda Indonesia, penggunaan implan berbahaya bagi penerbangan.
Menurut Pujobroto, pihaknya melaksanakan pemeriksaan kesehatan terhadap para 
calon awak kabin sesuai standar pemeriksaan yang berlaku dalam industri 
penerbangan.

Disamping itu, kata Pujobroto, dokter melakukan pemeriksaan sesuai dengan 
standar profesi dan terikat sumpah dokter.

"Pada saat melakukan pemeriksaan, dokter juga selalu didampingi oleh staf 
lokal, wanita (warga negara Korea), yang membantu menyampaikan penjelasan 
berkaitan dengan pemeriksaan kesehatan itu," katanya.
Pujobroto menyebut, proses seleksi terhadap 27 calon pramugari di Korea telah 
dilaksanakan Garuda pada tanggal 27 Juli 2011.
"Lima peserta diantaranya tidak berhasil lulus untuk mengikuti tahapan seleksi 
selanjutnya," kata Pujobroto

Kirim email ke