Pepatah Belanda: "Zo vader, zo dochter" atau begitu sang bapak, begitu pulalah 
sang anak".
 Mau menaklukkan dunia dengan "Panca sila"?. "Di Indonesia saja Panca Sila 
tidak pernah  bisa dipraktekkan dan cuma dibikin untuk main munafik-munafikan. 
Dari Sukarno, suharto hingga SBY semuanya mengaku kecanduan Panca Sila. Tapi 
yang mereka lakukan adalah "Pencet Sila" menjadi "Lima gembos". Semuanya 
digembosin bukan hanya lima sila tapi semua saja asalkan punya rencana untuk 
memperbaiki nasib rakyat. Islam yang punya mayoritas lebih dari 90 persen itu 
tidak menerima Panca Sila  dan hanya menerima sila "KETUHANAN YANG MAHA ESA" 
untuk mendirikan Negara Islam Indonesia (NII).
Orang Tiongkok itu pandai berdiplomasi halus. Di muka tamu terhormat mereka , 
mereka memuji-muji untuk menyenangkan tamunya, tapi dibelakang layar mereka 
lantas cekikikan, ketawa sampai terberak berak.
"Yang bener aje neng, masa Panca Sila kalian mau menggantikan filsafat 
Tiongkok: "tidak penting kucing putih atau kucing hitam, yang penting dia 
pintar menangkap tikus".
ASAHAN.


----- Original Message -----

Megawati Tawarkan Pancasila kepada Dunia
Kamis, 19 Mei 2011 | 7:58

Megawati Soekarnoputri [google]

Berita Terkait

a.. Megawati Berbicara pada World Cultural Forum di Tiongkok

b.. Keluarga Megawati Diobok-obok

c.. Kader-Kader PDI-P Bela Megawati

d.. Megawati Dipanggil KPK, Cap Jempol Darah Kembali Bergulir

e.. PDI-P Hormati Proses Hukum
[SUZHOU] Prinsip-prinsip dasar Pancasila bisa dipertimbangkan untuk diterapkan 
dan diadopsi di belahan dunia manapun, termasuk di Tiongkok. Sebab di dalamnya 
terkandung nilai kemanusiaan, keadilan sosial dan persaudaraan antarabangsa.

Demikian dikatakan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat 
menjadi keynote speaker pada World Cultural Forum (WFC) di Suzhou, Tiongkok, 
Rabu (18/5) sebagaimana disiarkan dalam siaran pers yang diterima SP.

“Saya sangat menyarankan bahwa prinsip-prinsip dasar Pancasila dapat sepenuhnya 
dipertimbangkan dan diadopsi, dimana mengenai kemanusiaan, keadilan sosial dan 
persaudaraan di antara bangsa-bangsa adalah nilai-nilai utama untuk membangun 
dunia baru dan untuk memastikan perdamaian dunia, keadilan sosial dan 
kemakmuran rakyat,” ujar Megawati.

Forum ini diselenggarakan oleh Departemen Budaya Republik Rakyat Tiongkok. Para 
peserta berasal dari berbagai kalangan. Megawati hadir dalam kapasitasnya 
sebagai Presiden Kelima Republik Indonesia. Bagi Megawati, forum ini sangat 
penting dan bergengsi apalagi dengan tujuan yang sangat baik. Disebutkannya, 
harapan menuju dunia yang harmoni diimpikan semua pihak dan negara.

“Termasuk salah satu pemikir terbesar Konfusius, yang telah mendedikasikan 
dirinya dalam mencari kedamaian dan harmoni. Upaya untuk mencari harmoni dan 
perdamaian di dunia, saya pribadi senang untuk menghadiri pertemuan semacam ini 
seperti Forum Peradaban Dunia di Qufu, kota kelahiran Konfusius tahun lalu di 
Cina di mana saya diundang memberikan keynote speech,” papar Megawati.

Megawati dalam pidatonya mengelaborasi satu per satu makna Pancasila. Dia 
meyakinkan seluruh audiens bahwa nilai Pancasila itu sangat bermakna dalam 
kehidupan dan kebudayaan yang sangat beraneka ragam di Indonesia. “Kami sangat 
beruntung Bung Karno telah merumuskan Pancasila dari jantung budaya Indonesia 
dan ini telah menjadi landasan dasar Bangsa Indonesia,” jelasnya.

Pancasila sangat menekankan pada titik-titik kesamaan nilai-nilai dan praktik 
sosial yang telah lama melekat dalam masyarakat sejak dahulu kala, tambah Mega. 
“Saat kita menuju dialog multikultural, maka pemikiran pendiri negara 
Indonesia, Soekarno, sangat relevan untuk bisa dipahami,” ujar mantan Wakil 
Presiden itu.

Ketika Megawati menyebutkan jumlah pulau di Indonesia yang lebih dari 17.800, 
secara spontan seluruh peserta forum dialog kebudayaan, menyatakan rasa 
herannya, dan kagum dengan Indonesia yang disebut sebagai negara kepulauan 
terbesar di dunia.

Disambut Hangat
Disela-sela agenda itu, putri proklamator Bung Karno itu melakukan pertemuan 
dan dialog yang akrab dengan salah satu tokoh utama Pemerintah Tiongkok, Liu 
Yandong. Dalam pertemuan tersebut, Liu Yandong, yang menjabat sebagai anggota 
Dewan Penasehat Negara Tiongkok menyambut hangat kunjungan Megawati, bukan 
hanya dalam kapasitas sebagai presiden kelima Indonesia, tetapi juga mengingat 
sejarah hubungan kedua bangsa, khususnya peran Presiden pertama Indonesia Bung 
Karno yang telah meletakkan dasar-dasar persahabatan yang kokoh antara kedua 
bangsa.

"Pemerintah dan bangsa Tiongkok masih ingat betul, bagaimana Bung Karno dengan 
gigih memperjuangkan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) agar menjadi anggota tetap 
Dewan Keamanan PBB. Hal itu disampaikan Bung Karno dalam membangun tata dunia 
baru di PBB," ujar Liu.
Liu merupakan anggota dari politbiro Partai Komunis China. Sewaktu Menteri Luar 
Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton berkunjung ke China, Liu juga yang 
menerimanya.

Menurut Liu, dalam setiap kunjungan ke Tiongkok, Bung Karno selalu menegaskan 
posisinya sebagai "jembatan persahabatan" kedua bangsa. Di samping menyinggung 
peran Bung Karno yang mendapat tempat terhormat dalam sejarah negara tirai 
bambu itu, Liu Yandong juga memberikan apresiasi atas kepemimpinan Megawati, 
khususnya di dalam mempererat persahabatan kedua negara.

Liu menyampaikan apresiasi kepada Megawati yang mempunyai atensi besar terhadap 
dialog peradaban dan kerjasama kebudayaan sehingga Megawati telah dua kali 
hadir di China menjadi pembicara kunci terkait dengan kebudayaan.

Sementara menurut Wakil Sekjen PDI-P Hasto Kristianto, Megawati secara khusus 
memberikan perhatian yang besar tidak hanya pada peningkatan dialog kebudayaan, 
namun juga masalah pendidikan, penelitian, dan bagaimana memberikan perhatian 
pada ibu dan anak sebagai bentuk investasi bangsa untuk generasi penerus bangsa.

"Dalam dialog tersebut secara khusus dibahas bagaimana mengurangi angka 
kematian ibu saat melahirkan," jelas Hasto seraya menambahkan bahwa dialog 
berlangsung akrab dan penuh dengan suasana kehangatan. [A-21]
Blog INTI-net online
http://tionghoanet.blogspot.com
Feeds :
http://feeds.feedburner.com/tionghoanet

Blog JAKARTA POST Online
http://jakartapost.blogspot.com
Feeds :
http://feeds.feedburner.com/jakartapost

Blog INDONESIA UPDATES
http://indonesiaupdates.blogspot.com/
Feeds :
http://feeds.feedburner.com/indonesiaupdates

Online News Blog :
http://jakartaonlinenews.blogspot.com/
http://indofinancialnews.blogspot.com/
http://chinese-clubs.blogspot.com/
http://batavia-news-networks.blogspot.com/
http://indoexchanges.blogspot.com/
http://jaktvnewsonline.blogspot.com/

Kirim email ke