Orang Kaya China Bertambah
Egidius Patnistik

SHANGHAI, KOMPAS.com - Gonjang-ganjing finansial global ternyata hanya sedikit 
berdampak pada pertumbuhan kekayaan orang China. Perekonomian China terus 
menambah jumlah jutawan di China. Majalah Forbes mengeluarkan daftar orang kaya 
China di Shanghai, Kamis (8/9).
Forbes menyatakan, China memiliki total 146 jutawan tahun ini, naik 14 persen 
dari 2010. China menempati peringkat kedua setelah Amerika Serikat yang 
memiliki 413 jutawan. Sebelumnya, China mengeluarkan laporan Hurun yang berisi 
orang-orang kaya China.

”Walau pasar saham menurun, kekayaan dari orang-orang sukses di China terus 
naik,” ujar Russel Flannery, senior editor dan pimpinan redaksi Forbes di 
Shanghai, kemarin.

Flannery mengacu pada pembangunan gedung, meningkatnya permintaan barang 
konsumsi, dan booming ekonomi yang terus mendorong kekayaan orang China. 
Perekonomian China bertumbuh sebesar 9,6 persen tahun ini dibandingkan dengan 
tahun lalu. ”Tingginya pertumbuhan produk domestik bruto memberikan dasar dan 
ruang untuk menemukan bisnis baru,” ujarnya.

Akan tetapi, semakin banyak juga orang kaya China yang menghindari publikasi 
tentang kekayaan mereka. Hal itu mencerminkan masih ada ketakutan kepada para 
pejabat serta semakin besarnya perbedaan antara kaya dan miskin. Keengganan 
membuka diri ini juga disebabkan semakin banyak jutawan yang meringkuk di 
penjara.

Pendapatan di pedesaan meningkat lebih lamban dibandingkan dengan pendapatan 
orang kota dalam dua dekade terakhir. Hal itu dapat menjadi faktor yang 
mencetuskan ketidakseimbangan sosial. Di China, masih ada 150 juta orang yang 
hidup dengan dana sebesar kurang dari setengah dollar AS atau kurang dari Rp 
5.000 per hari.

”Banyak jutawan baru dalam beberapa tahun ini keluar dari daftar orang kaya 
Forbes Asia,” ujar Flannery. ”Saya rasa itu mencerminkan perubahan di dalam 
masyarakat China, banyak yang khawatir tentang semakin lebarnya jurang antara 
si kaya dan si miskin.”

Beberapa orang dari daftar orang terkaya Forbes telah meringkuk di penjara, 
termasuk Huang Guangyu, pendiri Gome Electrical Appliances Holdings Ltd, serta 
konglomerat properti dari Shanghai, Zhou Zhengyi. CLSA Asia-Pacific Markets 
pada sebuah kajian yang dikeluarkan kemarin memperkirakan, China akan menempati 
sekitar 60 persen porsi orang kaya di kawasan Asia dalam lima tahun ke depan.

Berjuang

Dalam daftar orang kaya versi Forbes tersebut, pada tempat teratas adalah Liang 
Wengen. Liang adalah pimpinan perusahaan Sany Heavy Industry. Satu hari 
sebelumnya, daftar orang kaya versi Hurun juga mencantumkan namanya. Forbes 
memperkirakan kekayaan Liang sebesar 9,3 miliar dollar AS, sedangkan Hurun 
memperkirakan asetnya 11 miliar dollar AS.

Ada tujuh eksekutif dari perusahaan alat berat ini yang masuk ke daftar orang 
kaya versi Forbes tahun 2011. Jumlah ini merupakan rekor terbanyak jumlah orang 
kaya dari satu perusahaan. Xiang Wenbo yang menempati urutan ke-79 menyatakan 
tidak merasa seperti pemenang.

Selain Liang, orang lain yang terkait dengan Sany berada dalam daftar orang 
kaya itu. Mereka antara lain Tang Xiuguo dan Mao Zhongwu. Liang, Mao, dan Tang 
adalah pendiri perusahaan itu. Anggota kelompok orang kaya itu juga termasuk 
Liu Yonghao, pengusaha agribisnis dan investor dari beberapa real estat.

”Ini merupakan kisah menakjubkan dari orang yang bertumbuh besar di tempat 
kumuh di Changsa, Provinsi Hunan,” ujar Flannery.

Menurut daftar jutawan versi Hurun, jumlah orang kaya di China terus bertambah. 
Ada 127 orang yang asetnya melewati 10 miliar yuan atau 1,56 miliar dollar AS. 
Angka ini naik 30 persen dari tahun sebelumnya.

Masih menurut Hurun, setiap satu dari 1.400 penduduk China atau 960.000 
individu memiliki aset bernilai 10 juta yuan atau 1,57 juta dollar AS. Angka 
ini juga naik 9,7 persen sejak 2010.

Dalam daftar orang kaya versi Hurun, 55 persen adalah pebisnis, 20 persen 
spekulator properti, 15 persen pemain saham, dan 10 persen eksekutif yang 
menerima gaji.

China juga merupakan rumah bagi 60.000 orang superkaya yang memiliki 100 juta 
yuan atau lebih, meningkat 9 persen dari 2010.

Posisi kedua daftar orang kaya versi Forbes ditempati oleh Robin Li, pendiri 
Baidu. Baidu merupakan mikroblog mirip Twitter versi China. Diperkirakan, 
kekayaan Li sebesar 9,2 miliar dollar AS. Li dapat bertahan di antara 
orang-orang kaya itu jika harga saham Baidu yang dijual di AS tidak 
berfluktuasi.

Sementara itu, menurut versi Hurun, tempat kedua adalah Zong Qinghou dan 
keluarganya, pendiri perusahaan minuman Wahaha. Kekayaan Zong diperkirakan 10,7 
miliar dollar AS. (AP/AFP/Reuters/Joe)

BLOG & Feed Tionghoanet
http://tionghoanet.blogspot.com
http://feeds.feedburner.com/Tionghoanet

BLOG Indonesia Updates
http://indonesiaupdates.blogspot.com

BLOG & Feed LowonganNet
http://lowonganNet.blogspot.com
http://feeds.feedburner.com/Lowongannet

BLOG & Feed Export Import Marketplaces
http://export-import-indonesia.blogspot.com
http://feeds.feedburner.com/Export-import-indonesia

Kirim email ke