In contras --- banyak manusia berseragam  TIDAK KENA HUKUMAN (  Kendatipun
melanggar JHukum - bahkan terlibat Pembunuhan masal ..misalnya...) 
 
 
 
 
-------Original Message-------
 
From: firdausjuven
Date: 20.9.2011 4:17:42
To: [email protected]
Subject: [inti-net] Hukum Siswa Miskin Tak Berseragam Baru, SMPN 37 Berdalih
'Pendisiplinan Siswa'

  
Hukum Siswa Miskin Tak Berseragam Baru, SMPN 37 Berdalih 'Pendisiplinan
Siswa'
Republika 

Hukum Siswa Miskin Tak Berseragam Baru, SMPN 37 Berdalih 'Pendisiplinan
Siswa'
Republika 

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA - Kepala Sekolah SMPN 37 Surabaya, Shohibur
Rachman membantah ada pemaksaan terhadap siswa agar membeli seragam baru.
Menurutnya, pihak sekolah telah melakukan sosialisasi kepada orangtua siswa
terkait pembelian seragam. "Tidak ada pemaksaan, terbukti sudah sekian bulan
masih ada anak-anak yang belum lengkap seragamnya, " ujarnya.
Disinggung mengapa kasus Fitri bisa terjadi, Shohibur mengatakan pihaknya
tidak mungkin hapal satu per satu siswanya. Padahal, dia mengakui rumah
Fitri tidak jauh dari sekolah. "Tapi bukan masalah jauh dekat rumah siswa
dengan sekolah, tapi ini masalah pendataan, " kilahnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, M Taswin mengatakan
sudah ada program keluarga miskin (gakin) untuk membantu sekolah siswa yang
tidak mampu. Namun untuk program seragam gratis baru menjangkau kelas satu
atau siswa baru. "Kalau ada siswa kelas dua atau tiga yang tidak mampu beli
seragam pasti dibantu sekolah, " ujarnya.
Disinggung terkait tindakan sekolah yang menghukum Fitri, Taswin membantah
perilaku sekolah tersebut merupakan hukuman. Dia menganggap tindakan sekolah
yang menghukum Fitri di barisan tersendiri merupakan bentuk disiplin. "Tidak
ada yang dijemur, upacaranya kan jam 16.30 sore. Ini pendisiplinan kepada
siswa-siswi saja, " tegasnya.



 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke