NETERS : TEXT DIBAWAH INI DIBATALKAN, KARENA BELUM SELESAI SUDAH TERKIRIM. HARAP MAKLUM ADANYA. TEXT KOMENTAR BARU AKAN SEGERA MENYUSUL.
From: Sunny Sent: Thursday, December 15, 2011 10:08 PM Subject: Merekam Bahasa Musik SBY -+ Lagu SBY Dinyanyikan di Rapimnas Kadin Refl: arena beliau pandai main gitar dan suaranya pun merdu lagi sexy membuat wanita terpersona ke angan-angan langit ke 7. Dan tentunya usahawan dalam bidang musik, artis pun ditimpahkan berlimpah-limpah. Jadi adalah pantas sekali pasti akan lebih menguntungkan bagi musikus dan adalah “the right man on the right place” dari pada menjadi presiden untuk rakyat bisa. Juga pandai main musik, suaranya merdu lagi sexy mempersona hati wanita. Jadi bidang musik adalah tepat dan pasti majunya pun pesat, fulus pun banjir air bach seperti zaman Noah. NKRI, sebab beliau sudah biasa dengan komando baris-baris, maju belok kiri belok kanan, berhenti! Istirahat, bubar, tembaaak! Tetapi, kalau dijadkan presiden untuk urusan sosial, ekonomi dan politik negrara hanya kaum elit baik sipil maupun militer purnawan atau purnama Begitu cepat kaum milioner dollar tumbuh tercepat di Asia, yang punya miliaran dollar pun naik 14 atau 15 keluarga (orang). Rakyat kecil tunggu bulan puasa baru dapat rejeki, iduladha mungkin satu 1kg daging kambing atau sapi itu pun harus berebut, siapa kuat dia dapat, siapa lemah tunggu tahun depan barus kalau munjur bisa dapat. http://nasional.kompas.com/read/2011/11/15/19521076/Merekam.Bahasa.Musik.SBY. Sisi Lain Presiden Merekam Bahasa Musik SBY Herpin Dewanto Putro | Marcus Suprihadi | Selasa, 15 November 2011 | 19:52 WIB Share: KOMPAS/HERPIN DEWANTO PUTRO Inilah buku berjudul Tembang untuk Bangsa: Bahasa Musik SBY yang diluncurkan di Bali, Minggu (13/11/2011) malam lalu. Buku setebal 376 halaman yang diterbitkan oleh Red and White, RDE, dan BL Produktama itu berisi catatan proses kreatif Presiden SBY dalam mencipta lagu. TERKAIT: a.. Aransemen Lagu SBY b.. Lagu Baru SBY Ramaikan Pembukaan SEA Games c.. Lagi, Lagu SBY Dinyanyikan di Lomba Seni d.. Lagu SBY Dinyanyikan pada HUT Ke-66 RI e.. Lagu SBY Dinyanyikan di Rapimnas Kadin KOMPAS.com — Di sela tugas-tugasnya, Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono mengambil gitar, selembar kertas, dan sebuah pena. Ia lantas mendendangkan wajah Indonesia dengan lirik yang ditulisnya. Apa yang dilakukan Presiden ini tidak lain merupakan proses kreatif yang selama ini kurang dipahami banyak orang. Kegemaran Presiden SBY menulis lagu dan menyanyi memang sudah lama diketahui rakyatnya. Dalam berbagai kesempatan, Presiden SBY selalu meluangkan waktu melakukan kegemarannya itu. Tempatnya pun sembarang, bisa di pesawat, Istana Negara, Cikeas, atau ketika berada di luar negeri. Bahkan, Presiden juga senang mengajak para menteri, ajudan, atau tamu di Istana Negara untuk mendengarkan lagunya dan ikut bernyanyi bersama. Selayaknya musisi profesional, SBY telah memiliki empat album lagu yang sudah dirilis. Namun, dari kegemarannya itu pula sebagian masyarakat lalu melontarkan pertanyaan bernada sinis seperti, Pak SBY mau jadi presiden atau penyanyi? Sejak terpilih sebagai Presiden Ke-6 RI, musik telah menjadi sisi lain yang menarik untuk disimak dan dikomentari. Maka, catatan proses kreatif Pak Presiden itu dijabarkan dalam sebuah buku berjudul Tembang untuk Bangsa: Bahasa Musik SBY setebal 376 halaman dan diterbitkan oleh Red and White, RDE, dan BL Produktama. Perjalanan kreatif Presiden SBY itu dirangkum dua wartawan senior, Bens Leo dan Nini Sunny, selama delapan bulan. Buku ini diluncurkan bertepatan dengan penyelenggaraan Indonesia Music Expo (Imex) dalam ajang ASEAN Fair di Nusa Dua, Bali, Minggu (13/11/2011) malam lalu. Melihat isi buku ini, pembaca akan dibuat takjub mengetahui betapa seriusnya seorang SBY menekuni musik. "Ada lebih 50 narasumber dalam buku ini. Mereka semua yang terlibat dalam kegiatan kreatif Presiden," kata Bens Leo. Para narasumber itu juga bukan musisi sembarangan. Hampir semua musisi hebat di negeri ini ikut menyempurnakan karya Presiden SBY. Ada musisi senior seperti Idris Sardi, Ireng Maulana, Bartje van Houten, dan Ebiet G Ade. Di kalangan penata musik ada Dwiki Dharmawan, Addie MS, Erwin Gutawa, Yockie Suryo Prayogo, Purwa Tjaraka, dan Andi Rianto. Presiden SBY juga jeli menggandeng penyanyi muda yang sedang naik daun seperti Sandhy Sundoro, Agnes Monica, Afgan, dan Vidi Aldiano. Penyanyi dari genre dangdut dan keroncong juga ada, yaitu Cici Paramida dan Sundari Soekotjo. Bahkan, Presiden SBY juga melibatkan dua musisi luar negeri yang merupakan sahabat pengusaha Peter F Gontha, yaitu Jeff Lorber dan Jeffrey Pescetto yang menggarap lagu Save Our World. Lagu versi bahasa Inggris dari lagu Untuk Bumi Kita itu juga sudah dikenal di luar negeri. Pejuang musik Melihat keseriusan Presiden SBY dalam bermusik, penggagas Imex 2011, Franki Raden, menobatkan SBY sebagai pejuang musik. Alasannya, SBY sebagai presiden mau memakai baju seniman dan berdiri bersama para musisi. "Musik Indonesia masih kesulitan menembus pasar internasional, padahal peluang sangat banyak," kata Franki. Apabila Presiden ikut bermusik, Presiden ikut memajukan musik Indonesia. Presiden juga ikut merasakan bila albumnya dibajak. Kekaguman serupa terhadap talenta bermusik Presiden SBY juga diungkapkan hampir semua musisi yang ditulis dalam buku ini. Sebagai penulis buku tersebut, Bens Leo mengaku siap menjawab bila ada pertanyaan apakah buku tersebut bentuk lain pencitraan SBY karena tiba-tiba dinobatkan menjadi pejuang musik. "Menurut saya seni dan politik tidak dapat disamakan. Presiden sangat menghargai seni, itu harus diapresiasi," kata Bens Leo. Budayawan Jaya Suprana dalam prakatanya di buku tersebut juga mengatakan, kreativitas SBY jangan diterawang dengan teropong politis. Dalam buku itu, Presiden SBY berkata, "Saya menulis lagu dan puisi, apa bedanya dengan kepala negara dan kepala pemerintahan di seluruh dunia yang juga memiliki hobinya masing-masing. Saya kira semuanya manusiawi dan sah-sah saja." Bens Leo dan semua musisi masih berharap Presiden SBY terus berkarya untuk kemajuan musik dan seni di Indonesia meski kelak tidak lagi menjabat presiden. Mereka menanti bahasa musik SBY itu menjadi bahasa musik Indonesia yang dikagumi bangsa lain. ++++++ Lagu SBY Dinyanyikan di Rapimnas Kadin Hindra Liu | Heru Margianto | Jumat, 1 April 2011 | 09:15 WIB Share: KOMPAS/SUHARTONO Sambil memetik gitar, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memperkenalkan lagu ciptaannya "Dari Jakarta ke Oslo untuk Bumi Kita" yang bertema konservasi hutan dan lingkungan. Pemandangan ini terjadi di Oslo, Norwegia, Jumat (28/5/2010). TERKAIT: a.. Presiden Yudhoyono Buka Rapimnas Kadin b.. Oleh-oleh SBY dari Oslo... c.. Ini Dia Lirik Lagu 'Oslo' Karya SBY d.. Presiden Ciptakan Lagu Lingkungan JAKARTA, KOMPAS.com — Acara seremonial tampaknya kurang pas jika tak dilengkapi dengan acara hiburan. Pada acara pembukaan Rapat Pimpinan Nasional Kadin Indonesia di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, Jumat (1/4/2011), berupa-rupa acara hiburan digelar. Rapimnas ini sendiri akan dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sejumlah seniman dan artis papan atas pun dihadirkan. Tidak hanya itu, panitia juga memilih beberapa lagu yang akan dinyanyikan untuk menghibur undangan yang terdiri dari pengusaha dan pejabat. Yang terasa spesial, salah satu lagu yang akan dinyanyikan adalah "Dari Jakarta ke Oslo untuk Bumi Kita" ciptaan Presiden Yudhoyono. Berdasarkan jadwal susunan acara, lagu itu akan dinyanyikan Firman "Indonesian Idol" diiringi Purwatjaraka Light Orchestra serta Padjadjaran Vocal Ensemble. Lagu tersebut diciptakan Presiden Yudhoyono di sela-sela kunjungan kerjanya ke Oslo, Norwegia, akhir Mei lalu. Dalam kunjungan tersebut, Presiden dan Perdana Menteri Norwegia Jens Stoltenberg menyaksikan penandatanganan kerja sama pelestarian hutan dalam program REDD+. "Dari Jakarta ke Oslo untuk Bumi Kita" adalah lagu kedua Presiden Yudhoyono yang bertema pelestarian lingkungan. Sebelumnya, Presiden pernah menciptakan lagu berjudul "Save Our Planet" dalam Konferensi Perubahan Iklim di Bali. Berikut lirik lagu "Dari Jakarta ke Oslo untuk Bumi Kita": Nun jauh di sana, di ujung dunia. Aku datang, menjinjing harapan. Bersama kawanku, umat hamba Tuhan. Bersatu untuk kelestarian alam. Bumi kita ini, taman kehidupan. Hutan dan lautan, di relung langit biru. Mari kita bersama, cegah kerusakan. Bersatulah wahai bangsa dunia. Reff: Bersatu, bersatulah kawan. Bersatu dunia, untuk Bumi kita. Lakukan, mari kita lakukan. Bergandengan tangan, untuk menjaganya. Tengadahkan tangan, mohon pada Tuhan. Anak cucu kita, selamat semuanya. [Non-text portions of this message have been removed]
