Redakan Ketegangan dengan AS, China Perkuat Kerja Sama
R. Adhi Kusumaputra | Robert Adhi Ksp | Selasa, 17 Januari 2012 | 07:43 WIB 
 Shanghai Daily Mantan Menlu AS Henry Kissinger (kanan) melakukan "toast" 
dengan Wakil Presiden China Xi Jinping (kiri) di Beijing Senin (16/1/2012) 
kemarin, merayakan peringatan 40 tahun kunjungan bersejarah Presiden Richard 
Nixon ke China tahun 1972. 


BEIJING, KOMPAS.com - China dan Amerika Serikat harus bekerja sama lebih erat 
lagi untuk meredakan krisis internasional dan memastikan friksi tidak merusak 
kepentingan bersama.

Wakil Presiden China Xi Jinping mengatakan ini menjelang kunjungannya ke 
Washington, seperti dikutip Shanghai Daily, Selasa (17/1/2012).

"Tidak peduli apa perubahan yang mempengaruhi situasi internasional, komitmen 
kami untuk mengembangkan kemitraan China-Amerika tak boleh goyah," kata Wapres 
China Xi Jinping dalam sebuah pertemuan di Beijing. 

"Dalam berurusan dengan isu-isu utama yang sensitif yang menyangkut kepentingan 
inti masing-masing pihak, tentu kita harus mematuhi semangat saling menghormati 
dan menangani persoalan dengan bijaksana. Dan tidak berarti kita membiarkan 
terganggu lagi," katanya. 

Xi Jinping akan mengunjungi AS atas undangan Wapres AS Joe Biden. "Saya 
berharap kunjungan ini dapat memainkan peranan positif dalam memajukan 
kemitraan yang kooperatif antara China dan AS," kata Xi dalam pertemuan 
pejabat, diplomat, dan cendekiawan dalam acara memperingati 40 tahun kunjungan 
bersejarah Presiden AS Richard Nixon ke China tahun 1972. 

Dalam perjalanan penting ke AS, Xi Jinping akan didampingi Henry Kissinger, 
penasihat keamanan nasional era Presiden Nixon tahun 1972. 

Hubungan antara China dan AS diterpa banyak persoalan mulai dari masalah 
perdagangan, kebijakan regional, intensitas militer, yang menjadi rumit oleh 
kampanye pemilihan Presiden AS. 

Xi tetap menegaskan, China dan AS dapat menemukan landasan bersama atas krisis 
diplomatik, perubahan iklim, energi, perdagangan, dan arah pertumbuhan ekonomi 
global. 


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke