Hobi Mewah Pejabat Negara Dinilai Lukai Rakyat 
Egir Rivki - detikNews

Jakarta - Hobi mewah yang biasa dilakukan pejabat negara dinilai tidak mendidik 
masyarakat. Sosiolog Musni Umar, menilai, seharusnya pejabat negara berempati 
dengan kondisi masyarakat yang mayoritas merupakan golongan ekonomi lemah.

"Banyak masyarakat susah. Seharusnya pejabat negara menghindari hal-hal yang 
berbau kemewahan," Kata Musni Umar, saat berbincang dengan detikcom, Kamis 
(2/2/2012).

Ia mengatakan, pejabat negara merupakan panutan masyarakat sehingga sikapnya 
haruslah menjadi acuan moral rakyat. Namun, bukan berarti pejabat negara harus 
hidup miskin.

"Tidak dilarang hobi tersebut. Tapi sesuaikanlah dengan kondisi masyarakat 
kita," tutupnya.

Musni menambahkan, bahwa pejabat negara harus melihat keadan masyarakat dengan 
cara memberi empati. Menurutnya gaya hidup mewah pejabat harus segera dikoreksi 
agar mendapat simpati dari rakyat.

"Pejabat harus mawas diri terhadap kondisi ekonomi rakyat," tegasnya.

(rdf/rdf) 

Kirim email ke