Kabarnya mungkin sudah jadi es batu, kalau pencurian sandal jepit, langsung ditangkap
kalau kasus pencurian uang negara dengan cara pembelian fiktif yang sudah jelas seperti ini, banyak cara seolah tutup mata, tutup telinga.. kalau pelaku sudah lari keluar negeri, mungkin baru semuanya pura2 heboh.. saling lepas tanggungjawab ============================================== Kam, 9/2/12, JARAK - Jaringan Anti Korupsi <[email protected]> menulis: Apa kabar kasus dugaan pembelian fiktif (korupsi) mobil pemadam kebakaran senilai 14 milyar di Surabaya??? Kami sudah menulis surat dua kali ke walikota Surabaya ditembuskan kepada instansi terkait, dan infonya pejabat di pemerintah kota Surabaya sudah ada yang sempat diperiksa di Unit 2 Tipikor Polda Jawa Timur, Akankah kasus dilakukan penyelidikan lebih lanjut, atau secara diam2 akan dimasukkan peti es?? Salam JARAK - Jaringan Anti Korupsi Drs. M. Eko Rusianto HP: 085851391999 www.jaringanantikorupsi.blogspot.com ================================== Surat ke 2 Kepada Yth. Walikota Surabaya Dengan Hormat, Sehubungan dengan polemik tentang dugaan korupsi pemadam kebakaran, sebagaimana analisa yang kami sampaikan pada walikota Surabaya sebelumnya, menurut kami, ada beberapa hal yang patut diperhatikan, dan agar tidak dibelok2kan isunya, dengan polemik atau bantahan dari kepala dinas pemadam kebakaran surabaya yang menyalahkan anak buahnya, maupun jawaban dari CV Kenari Jaya kepada wartawan, yakni: 1. Untuk pengadaan barang tentunya penyedia barang harus menawarkan barang sesuai spesifikasi yang diminta. Jika penyedia barang menawarkan barang tidak sesuai spesifikasi, dan dimenangkan, itu akan menimbulkan tanda tanya, ada apakah ini???
