http://us.oto.detik.com/read/2012/02/27/211121/1853006/1207/pemerintah-china-pakai-mobnas-indonesia-kapan?o9911011207
Senin, 27/02/2012 21:11 WIB 
Pemerintah China Pakai Mobnas, Indonesia Kapan?
Syubhan Akib - detikOto
 


China - Bila pemerintah Indonesia masih senang menggunakan mobil merek asing 
sebagai kendaraan dinas, China tampil dengan aturan mengharuskan penggunaan 
merek lokal sebagai kendaraan dinas pemerintah.

Dengan aturan baru tersebut, maka semua mobil yang dibeli pemerintah China 
tahun ini 100 persen adalah mobil lokal. Hal ini tentu dapat mendorong 
pertumbuhan merek-merek mobil China dan menjadi mimpi buruk Audi yang sejak 
lama banyak digunakan pemerintah.

Menurut daftar yang dikeluarkan oleh Kementerian Informasi dan Teknologi China, 
pemerintah telah mengesahkan 412 model mobil yang boleh di beli untuk dinas.

Setiap tahunnya, tercatat pemerintah China membelanjakan sekitar 80 miliar RMB 
atau sekitar Rp 114.81 triliun untuk membeli mobil dinas baru seperti dilansir 
chinacartimes, Senin (27/2/2012).

Mobil-mobil itu biasanya terdiri dari mobil merek asing dan merek lokal, tapi 
mulai saat ini dan masa depa, China berencana hanya akan menggunakan merek 
lokal sebagai mobil dinas pemerintah.

Merek-merek mobil lokal yang akan menjadi mobil dinas terdiri dari banyak mobil 
China mulai dari Hong Qi, Xia Li, Dongfeng, Feng Xing, Chang-an, Guangzhou 
Auto, SAIC, Lifan, BYD, Chery, Geely, Great Wall, Brilliance hingga Zotye.

Dalam daftar tersebut juga ditegaskan bahwa kapasitas mesin yang akan dibeli 
pemerintah China kebanyakan adalah 1,5 liter dan 1,6 liter dan 1,8 liter untuk 
mobil model sedan. Sementara MPV dan SUV kapasitas mesinnya dipatok 2.0 liter 
dan 2.4 liter.

Selain itu, merek-merek lokal yang mobilnya dijadikan mobil dinas harus pula 
menyisihkan 3 persen dari pendapatan total mereka untuk di investasikan di 
sektor Research and development (R&D) dengan begitu, pemerintah China 'memaksa' 
pabrika-pabrikan lokal China untuk terus berinovasi agar di masa depan bisa 
melawan merek-merek internasional.


( ikh / ddn )

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke