http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2012/03/08/111845/Hari-Perempuan-Kapolda-Sulteng-Dihadiahi-500-Celana-Dalam-Wanita


08 Maret 2012 | 22:08 wib


Hari Perempuan, Kapolda Sulteng Dihadiahi 500 Celana Dalam Wanita


PALU, suaramerdeka.com - Ratusan orang dari Crisis Center Kekerasan Aparat 
Polri terhadap Perempuan dan Anak menggelar unjuk rasa memperingati Hari 
Perempuan Internasional yang jatuh pada hari ini, Kamis (8/3). Mereka 
menghadiahi Kapolda Sulteng Brigjen Dewa Parsana dengan 500 celana dalam.

Hadiah celana dalam sebagai bentuk protes atas penanganan kasus kekerasan 
seksual yang dinilai tidak adil. Salah satu kasus yang sedang dihadapi adalah 
seorang remaja putri anak perwira polisi di Polres palu yang mengadu telah 
diperkosa oleh seorang Bintara pada Polres Palu.

Aksi ini digelar Crisis Center Kekerasan Aparat Polisi Terhadap Perempuan dan 
Anak (CC-KAPAK) Sulteng. Mereka mengecam aksi kekerasan seksual terhadap anak 
dan kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan aparat kepolisian.

Koordinator lapangan aksi, Nurlela Lamasitudju, mengatakan polisi kerap 
memperkarakan sesuatu yang sepele. Kadang korbannya anak-anak dan perempuan 
tua. "Anehnya hal ini tidak ditindak," kata Lela.

Massa menuntut Kapolda Dewa Parsana dan Kapolres Palu Ahmad Ramadhan dicopot 
dari jabatannya. Usai memberikan paket dan menyampaikan orasi, massa 
membubarkan diri dengan tertib.

Sementara itu, Kapolda Sulawesi Tengah  dan Kapolres Palu tidak hadir saat 
penyerahan hadiah itu. CC-KAPAK mendesak Polres Palu AKBP Ahmad Ramadhan 
dicopot dari jabatannya. Dia dinilai melindungi anggotanya yang melakukan 
tindakan asusila.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke