http://www.sinarharapan.co.id/content/read/penembakan-mulia-polisi-belum-tamah-personil/

09.04.2012 09:17

Penembakan Mulia, Polisi Belum Tambah Personil
JAYAPURA - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Papua, AKBP 
Johanes Nugroho mengatakan, pihaknya belum menambah personel untuk mengejar 
kelompok yang melakukan penembakan pesawat Trigana jenis Twin Otter pada Minggu 
pagi (8/4) di Mulia, Kabupaten Puncak Jaya.

"Belum ada penambahan pasukan ke Mulia," kata AKBP Johanes Nugroho, di 
Jayapura, Senin (9/4).

Menurut dia aparat kepolisian yang berada di Mulia, ibu kota Kabupaten Puncak 
Jaya sejak Minggu (8/4) pagi kemarin melakukan pengejaran terhadap kelompok 
bersenjata.

"Sejak kemarin personel kami di Mulia dibantu Brimob dan anggota TNI AD telah 
melakukan pengejaran," katanya.

Sebelumnya, Kapolres Puncak Jaya AKBP Alek Korwa yang dihubungi ANTARA dari 
Jayapura, Minggu (8/4) mengatakan, aparat keamanan mengalami hambatan dalam 
pengejaran tersebut karena kelompok bersenjata itu berada di gunung-gunung 
sekitar lapangan terbang Mulia.

"Namun, kami masih terus melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata 
itu," kata Alek Korwa dan menambahkan bahwa pihaknya sempat beberapa kali 
terlibat kontak sejata dengan kelompok tersebut.

Sementara itu pilot Bebi Astek dan Co-Pilot Wlly Resubun yang terkena tembakan 
di bagian kaki dan tangan, Minggu (8/4) siang sekitar pukul 14.00 WIT 
diterbangkan ke Jayapura dengan menggunakan pesawat Twin Otter milik Trigana.

Sedangkan jenazah wartawan Papua Pos Nabire grup SKH Pasifik Pos Latoge Kogoya 
(26 th), satu dari lima penumpang pesawat twin otter milik Trigana yang 
ditembak di Mulia, ibukota Kabupaten Puncak Jaya, Minggu pagi, saat ini sudah 
diambil keluarga dan disemayamkan di Muliambut, sekitar 10 km dari Kota Mulia.

Peristiwa penembakan di wartawan di Mulia telah menghebohkan sejumlah komunitas 
wartawan di Jayapura dan Papua.

Mereka menyatakan turut berbela sungkawa dan mengutuk perbuatan yang tidak 
bertanggungjawab itu, serta meminta pemerintha agar segera menyelesaikan 
sejumlah masalah di Mulia, Kabupaten Puncak Jaya.(Ant)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke