Pengusaha Dibalik Capres Mega-Pro Disokong Juragan Minyak Kalau Hasjim Djojohadikusumo yang adik kandung Prabowo tentu tak asing lagi. Megawati&Prabowo (Vivanews/Nurcholis Anhari Lubis)
VIVAnews - Jika tim sukses pasangan capres-cawapres Jusuf Kalla dan Wiranto bertabur pengusaha dan pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia, tidak demikian dengan tim sukses Megawati-Prabowo. Kendati ada pengusaha kakap, jumlahnya tidak sebanyak tim sukses JK-Win. Dari data tim kampanye Mega-Pro yang dilaporkan ke Komisi Pemilihan Umum yang dikutip VIVAnews, Jumat 12 Juni 2009, di jajaran penasihat tertera nama Hasjim Djojohadikusumo. Nama Hasjim sudah tidak asing lagi. Ia merupakan adik kandung cawapres Prabowo Subianto. Pemilik Group Tirtamas ini memiliki kekayaan sekitar US$ 595 juta. Kekayaan Hashim diperoleh dari hasil penjualan perusahaan minyak dan energi di Kazakhstan US$ 1,9 miliar dan penjualan di sebuah perusahaan Tiongkok yakni Citic Group senilai Rp 17 triliun pada Desember 2006. Hasjim sangat mensupport kakaknya dalam pilpres 2009 ini. Selain Hasjim, di jajaran penasihat juga ada pengusaha travel Suryani Taher. Perusahaan Suryani berada di bawah bendera PT Travel Assuryaniyah. Di jajaran bendahara ada nama Hengky Ticoalu, pengusaha yang juga pengurus Kadin Indonesia. Di Kadin, Hengky menjabat wakil ketua Komite Tetap Distribusi. Hengky juga merupakan salah satu pengurus Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) yang dipimpin Prabowo. Selain Hengky, pengusaha yang duduk di jajaran bendaraha adalah Syarif Bustaman. Syarif yang di jajaran pengurus PDI Perjuangan adalah ketua bidang advokasi merupakan salah satu pengacara yang berada di bawah bendera Bastaman & Co. Ia juga merupakan pengusaha minyak yang bisnisnya berpusat di Kalimantan Selatan. Untuk perusahaan minyak ini, Syarif mendirikan perusahaan Liangangga Cemerlang. Ia berkongsi dengan The Tun Lok dan Hartman Assan. Di perusahaan ini ia memiliki saham sebanyak 35 persen, sisanya merupakan milik The Tun Lok (65 persen) dan Hartman sebesar 5 persen. http://us.bisnis.vivanews.com/news/read/65932-mega_pro_disokong_hasjim___juragan_minyak
