http://www.hidayatullah.com/read/23058/09/06/2012/kanal.php?kat_id=1

MTQ Nasional Dibuka, Masyarakat Ambon Antusias Menyaksikan 


       
     
     
     
     
     
Sabtu, 09 Juni 2012 



Hidayatullah.com--Masyarakat Kota Ambon, Maluku, antusias menyaksikan pembukaan 
MTQ Nasional XXIV oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama sejumlah 
pejabat di Lapangan Merdeka.

Di sejumlah ruas jalan dekat Gong Perdamaian sampai ke ruas jalan jalur dua di 
Pasar Amplas, Jumat (08/06/2012) malam, warga terlihat penuh sesak menghadiri 
acara pembukaan MTQ Nasional yang akan berlangsung hingga 15 Juni 2012.

Masyarakat yang memadati ruas jalan di pusat Kota Ambon itu mulai dari para 
orang tua hingga anak-anak, dan dari yang menggunakan kendaraan sampai berjalan 
kaki.

Meski turun hujan gerimis, namun tidak menyurutkan minat warga seribu pulau 
menyaksikan pembukaan MTQ Nasional.

"Kami hanya bisa melihat dari jauh saja, karena ruas jalan yang berdekatan 
dengan Lapangan Merdeka yakni Jalan Slamet Riyadi dijaga aparat," ujar Rudi, 
salah seorang warga Kota Ambon.

Menurut dia, masyarakat Kota Ambon hampir semua keluar menyaksikan pembukaan 
MTQ Nasional, mengakibatkan semua jalan yang tidak dijaga padat penuh sesak 
oleh warga.

Prosesi pembukaan MTQ Nasional oleh Kepala Negara itu berjalan lancar meski 
Kota Ambon sejak Jumat pagi diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi.

Presiden dalam sambutannya sangat mengapresiasi persiapan MTQ Nasional di Kota 
Ambon, karena dilaksanakan secara bergotong-royong oleh semua lapisan 
masyarakat dari berbagai agama.

"Saya sangat terharu, teduh dan bermohon kepada Allah SWT supaya masyarakat 
kita di Ambon mendapat ridhaNya," katanya, dimuat Antara.

Menurut Presiden, Ambon merupakan daerah pusat perkembangan peradaban dan 
pertumbuhan ekonomi Indonesia bagian Timur, dan pelaksanaan MTQ diharapkan 
dapat meningkatkan kualitas kehidupan umat beragama di daerah itu dan juga di 
Indonesia.

Tema MTQ Nasional yang diangkat kali ini, menurut Presiden, sangat tepat dalam 
kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara, dan merupakan tekad bersama untuk 
mewujudkannya.

Toleransi kehidupan beragama sudah ditunjukkan dengan sangat erat oleh 
masyarakat Ambon yang majemuk, karena persiapan pelaksanaan MTQ Nasional tak 
terlepas dari hasil gotong-royong seluruh umat beragama.

"Terimalah ucapan terima kasih saya, karena kerukunan umat beragama di Kota 
Ambon ini semakin baik dan harmonis. Kearifan lokal menjadi perekat masyarakat 
Ambon," katanya.*

Keterangan foto: Parade drumband dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) 
saat pembukaan MTQ Nasional 2012.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke