Baguuus, rupanya masih juga ada rakyat Tiongkok yang bernaluri HEROIK, tanpa 
mempedulikan keselamatan diri lebih dahulu menyelamatkan orang lain! Satu 
berita yang bertolak-belakang dengan kisah gadis 2 tahun, Yue-Yue beberapa 
bulan yl. yang katanya diloindas 2 kali dengan 18 orang lewat tanpa ada orang 
yang peduli dan memberikan pertolongan. Hanya saja pemberitaan pemuda Heroik 
ini tidak diekspose, ...

Salam,
ChanCT

 
Aksi Heroik Pria Ini Selamatkan Gadis Cilik China
| Egidius Patnistik | Selasa, 12 Juni 2012 | 10:02 WIB


 YouTube Zhou Chong, pemuda China yang mempertaruhkan nyawanya sendiri dengan 
memanjat gedung bertingkat demi menyelamatkan bocah yang terjebak dan terancam 
jatuh dari ketinggain 20 meter. 
1
GUANGZHOU, KOMPAS.com — Seorang pemuda China mempertaruhkan nyawanya sendiri 
dengan memanjat gedung bertingkat demi menyelamatkan gadis cilik yang terjebak 
dan terancam jatuh dari ketinggian 20 meter. Pemuda itu memanjat dinding luar 
gedung tanpa menggunakan alat bantu dan pelindung.

"(Merupakan hal) mudah bagi saya untuk melakukan itu". Itulah kata-kata yang 
meluncur dari mulut Zhou Chong (23 tahun), pemuda yang memanjat bangunan di 
Guangzhou, China selatan, untuk mencegah seorang bocah jatuh dari ketinggian 20 
meter. 


Zhou memanjat keluar jendela dan sepanjang sisi bangunan untuk menopang bocah, 
yang kepalanya terjebak di pagar besi, selama hampir 10 menit sebelum anak itu 
diselamatkan pihak berwajib. 

Setelah penyelamatan dramatis pada 3 Juni tersebut, Zhou, yang berada di kota 
itu untuk mencari pekerjaan, pergi begitu saja. Keluarga gadis cilik itu bahkan 
tidak sempat mengucapkan terima kasih kepadanya.

Media setempat menemuinya setelah rekaman CCTV tentang penyelamatan itu 
disiarkan. Harian Inggris, Telegraph, melaporkan, aksi penyelamatan itu tampak 
menjadi hal yang mudah bagi Zhou karena dia punya latar belakang sebagai 
pekerja konstruksi.

"Saat itu saya tidak berpikir banyak dan saya tidak ingin mendapatkan apa-apa. 
(Itu) mudah untuk saya lakukan," katanya.

Zhou kemudian diberi hadiah sekitar 7.900 dollar AS (Rp 74 juta) dan ditawari 
pekerjaan oleh pemerintah lokal, lapor harian China Daily.

Shi Qizhu, Kepala Distrik Tianhe di Guangzhou, mengatakan, "Zhou menyelamatkan 
nyawa seorang gadis dan ia mempertaruhkan keselamatan sendiri. Sebagai 
pemerintah daerah, kami tidak akan melupakan hal itu."


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke