Ref: Kalau tidak mau damai, silahkan terus baku hantam sampai lemas!

http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/07/03/ArticleHtmls/Anggota-FBR-dan-Pemuda-Pancasila-Bentrok-Lagi-03072012004016.shtml?Mode=0


Anggota FBR dan Pemuda Pancasila Bentrok Lagi 
JAKARTA 


Pertemuan antarorganisasi kemasyarakatan yang digelar Polda Metro Jaya tidak 
mampu meredam perseteruan antara anggota Forum Betawi Rempug (FBR) dan Pemuda 
Pancasila (PP). Kedua kelompok itu, Ahad malam lalu, kembali terlibat 
pertikaian. Satu orang terluka akibat hantaman benda tumpul.“Luka di kepala, 
tapi tidak sampai dirawat,“ kata Kepala Kepolisian Sektor Cengkareng Komisaris 
Ruddy Reinewald kemarin. 
Menurut Ruddy, perkelahian dua kelompok itu terjadi di Jalan Bangun Nusa, 
Cengkareng Timur, Jakarta Barat. Sekelompok lelaki yang diduga sebagai anggota 
FBR menyerang posko milik Pemuda Pancasila. Tiga anggota PP yang ada di posko 
berusaha kabur. Namun Arif Hidayat, 25 tahun, tertangkap dan dipukuli.

Ruddy mengatakan, karena kasus ini melibatkan organisasi kemasyarakatan, 
penanganannya diambil alih oleh Kepolisian Resor Jakarta Barat. Polisi 
meningkatkan pengawasan agar kasus ini tidak meluas. Pengawasan difokuskan di 
titik-titik rawan di mana terdapat posko FBR ataupun Pemuda Pancasila.

Semalam, polisi juga mempertemukan kedua kelompok yang bertikai. Juru bicara 
Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, meminta masing-masing pemimpin 
ormas mengendalikan anggotanya.
“Jangan sampai hanya damai di level atas tapi yang bawah terus bersengketa,“ 
katanya.

Rikwanto juga meminta pemerintah daerah turun tangan meng atasi pertikaian 
antar-ormas itu.
Misalnya, dengan menertibkan pospos milik masing-masing ormas.
Pos-pos ini dinilai menjadi salah satu pemicu terjadinya bentrokan.
Apalagi sebagian besar pos berada di jalur hijau. “Ini wewenang pemda, jadi 
kami meminta untuk diperiksa,“ kata dia.

Rabu lalu, terjadi bentrokan antara FBR dan PP di Pondok Aren, Tangerang 
Selatan. Satu anggota FBR tewas dalam peristiwa itu. Selang sehari, giliran 
kediaman Karnadi, Ketua I Pemuda Pancasila Ciledug, yang diserang sekelompok 
orang.

Polda Metro Jaya kemudian mengundang sejumlah ormas agar pertikaian itu tidak 
melebar.
Pertemuan tersebut antara lain diikuti FBR, PP, Forum Komunikasi Anak Betawi, 
Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten, dan Pemuda Panca Marga. Menurut 
Kepala Polda Inspektur Jenderal Dr Untung S. Rajab, pertemuan itu penting untuk 
menyamakan persepsi. WAYAN AGUS P | AFRILIA SURYANIS | FRANSISCO ROSARIANS 


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke