Bangunan Rp 4 Miliar Hanya Ditempati Ternak Sigiranus Marutho Bere | Kistyarini | Rabu, 27 Juni 2012 | 09:09 WIB
KEFAMENANU, KOMPAS.com - Tim Panitia Khusus (Pansus) yang dibentuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Nusa Tenggara Timur menemukan sejumlah proyek pembangunan senilai miliaran rupiah terbengkalai meskipun sudah rampung dikerjakan. Hal itu dikatakan Ketua Pansus DPRD TTU Agustinus Talan, Selasa (27/6/2012). Salah satunya adalah, proyek pengadaan fasilitas air minum di beberapa desa senilai Rp 4 miliar yang meskipun selesai dikerjakan pada 2008 hingga kini belum dimanfaatkan oleh masyarakat. Proyek pengadaan fasilitas air bersih itu adalah pembangunan satu bak reservoir di Desa Seoam, Kecamatan Miomafo Barat. Di Desa Napan dan Tes, Kecamatan Bikomi Utara masing-masing satu bak reservoir, ditambah dua bak reservoir di Desa Prigi'o di Kecamatan Insana Utara. "Kami sungguh sesalkan kinerja Pemkab TTU. Pasalnya beberapa proyek pengadaan fasilitas air bersih di beberapa desa di TTU senilai Rp 4 miliar lebih mubazir. Sejak dibangun tahun 2008 lalu belum dimanfaatkan," kata Talan. Ditanya tentang penyebab mubazirnya proyek air bersih itu, Talan mengatakan, perencanaan yang tidak terintegrasi dengan kebutuhan riil masyarakat setempat, tidak adanya survei mendahului perencanaan, serta minimnya desain yang terkonsep. "Intinya, perencanaan sangat amburadul. Proyek pun dikerjakan asal jadi. Tidak ada survei yang mendalam terhadap sumber air. Ketika musim panas, sumber air mengering dan fasilitas air minum itu pun jadi muabzir," urai Talan. Selain proyek pengadaan air bersih, tambah Talan, ada juga bangunan yang sampai saat ini tidak digunakan yakni gedung rumah sakit perbatasan tipe C senilai Rp 4 miliar di kilometer 5 jurusan Atambua, yang pembangunannya dimulai sejak tahun 2007 lalu. "Bangunan rumah sakit itu setiap hari hanya digunakan oleh ternak warga dan tidak terawat dengan baik karena perencanaan yang dilakukan tidak utuh sehingga hasilnya seperti ini,"kata Talan. [Non-text portions of this message have been removed]
