Anwar: investasi China di Sulbar capai rp18 triliun
Selasa, 26 Juni 2012 23:49 WIB | 1301 Views

 
Gubernur Sulawesi Barat, H Anwar Adnan Saleh (Foto ANTARA)

Mamuju (ANTARA News) - Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, Anwar Adnan Saleh, 
mengemukakan, total investasi China untuk provinsinya mencapai nilai Rp18 
triliun di tahun 2012.

"Nilai investasi negara-negara asing yang masuk ke Sulawesi Barat (Sulbar) 
tidak kurang dari Rp20 triliun. Negara yang paling banyak menanamkan modalnya 
adalah Negara Tiongkok," katanya di Mamuju, Selasa.

Dikatakannya, investasi China ini merupakan implementasi kerjasama yang 
dibangun oleh Kementerian Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas RI 
guna mendorong percepatan pelaksanaan pembangunan di provinsi baru ini.

"Nota kesepahaman kerjasama telah ditandatangani kontraknya. Jika tidak ada 
kendala, realisasi program itu akan dimulai tahun ini," ungkapnya.

Ia mengakui, selaku gubernur pertama hasil pilihan rakyat, pihaknya telah 
berupaya maksimal mencari dana-dana pembangunan, baik di pusat maupun dari 
negara-negara luar.

"Percepatan pembangunan di Sulbar tidak akan bisa jika hanya mengandalkan 
dukungan APBD saja tanpa ada campur tangan pemerintah pusat maupun investasi 
negara-negara lain," ujarnya.

Gubernur mengatakan, tidak mudah mendapatkan alokasi anggaran tanpa ada kerja 
keras untuk meyakinkan pemerintah pusat dalam rangka mendukung pelaksanaan 
pembangunan di Sulbar. 

"Kita semua sangat bersyukur karena perlahan-lahan provinsi ini telah 
menghadirkan perubahan dari keterisolasian, keterbelakangan dan 
ketertinggalan," katanya.

Namun demikian, menurutnya, Provinsi Sulbar masih sangat butuh terus dilakukan 
pembenahan infrastruktur.

"Pembangunan infrastruktur telah kami laksanakan bertahap, termasuk mempercepat 
pembangunan Bandara Udara Tampapadang. Ini semua terjadi berkat dukungan 
pemerintah pusat," jelasnya.

Karena itu, lanjutnya, hadirnya investasi (China) di Sulbar, diharapkan bisa 
menjawab segala tantangan dalam rangka mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.

"Daerah ini tidak akan bisa maju tanpa ada investasi. Makanya, masyarakat harus 
memberikan dukungan atas setiap rencana investasi yang akan terlaksana di 
Sulbar," demikian Anwar Adnan Saleh. (ACO/M036) 
Editor: B Kunto Wibisono


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke