Ref: Tidak sia-sia menjadi anggota DPR. Banyak rejeki dan berkat dari berbagai penjuru dunia, baik duniawi maupun surgawi disamping gaji dan tunjangan dilimpahkan. Ayo, ayo, monggo-monggo, plissss pergunakanlah hak kewarganeraan Anda untuk dipilih menjadi anggota DPR, bila perlu juga berjuanglah untuk kursi kepresidenan, karena makin tinggi kedudukan dalam herarki kekuasaan negara makin besar pula berkat tsb dilimpahkan kepada Anda. Ayo maju tak gentar, korupsilah tanpa gemetar!
http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/07/04/ArticleHtmls/KORUPSI-PROYEK-AL-QURAN-DPR-Akui-Dapat-Jatah-04072012004010.shtml?Mode=0 KORUPSI PROYEK AL-QURAN DPR Akui Dapat Jatah JAKARTA KPK memeriksa Zulkarnaen dan putranya pekan depan. Al-Quran yang proses pengadaannya diduga dikorupsi ternyata dibagikan kepada semua anggota Komisi Agama Dewan Perwakilan Rakyat. Ali Maschan Moesa, anggota Komisi Agama, mengatakan jatah itu diterimanya dari Kementerian Agama. ”Semua (anggota Komisi) terima, karena jatah,” kata dia kemarin. Ali mengaku kebagian 18 kardus, yang masing-masing berisi 28 unit. Dengan jumlah itu, total mencapai 504 eksemplar kitab suci yang diterimanya dua hari lalu. Rencananya, Al-Quran itu akan dibagikan ke sejumlah masjid. ”Jatah itu masih utuh,” katanya. Ketika mendapat jatah, Ali mengaku tidak ada penjelasan kegunaan atau pesanpesan dari Kementerian Agama. Dia menerimanya karena didasari pikiran positif untuk didistribusikan ke beberapa masjid. ”Kami anggap itu bagian dari distribusi kepada konstituen,” katanya. Inggrid Kansil, anggota Komisi Agama dari Partai Demokrat, mengaku juga menerima. Menurut dia, jatah Al-Quran akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, seperti majelis taklim dan organisasi massa keagamaan. Proyek pengadaan AlQuran itu diduga syarat dengan korupsi. Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Zulkarnaen Djabar, anggota Komisi Agama DPR dari Partai Golkar, dan Direktur PT Karya Sinergi Alam Indonesia, Dendy Prasetya, sebagai tersangka. Bapak dan anak itu diduga menerima suap terkait dengan proyek Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama pada 2011 dan 2012 ini. Dalam dua periode anggaran, nilai proyek mencapai puluhan miliar rupiah dan ada indikasi kerugian negara. Zulkarnaen dan Dendy dijadwalkan untuk diperiksa KPK pada pekan depan. ”Pemeriksaan untuk melengkapi penyidikan kasus ini,” kata juru bicara KPK, Johan Budi S.P., kemarin. Kementerian Agama menyatakan tak tahu-menahu soal jatah Al-Quran bagi anggota Komisi Agama DPR. “Itu harus ditanya ke bagian pengiriman,“ kata Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama, Ahmad Jauhari. Dia menjelaskan, setelah selesai proses cetak, AlQuran langsung dibagikan ke daerah, yaitu kantor tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Seluruh kantor Kementerian Agama di daerah mendapat jatah secara cuma-cuma. Dia memastikan tidak ada alokasi jatah untuk anggota DPR. “Itu harus di-cross check dulu.“ Direktur Bimbingan Masyarakat Islam Abdul Djamil menambahkan, AlQuran dicetak, kemudian dibagikan kepada warga yang tidak mampu membeli. “Tidak ada yang dijual.“ IRA GUSLINA SUFA | ANANDA BADUDU | TRI SUHARMAN | SUKMA [Non-text portions of this message have been removed]
