Lalu, ... setelah leweat 47 tahun "Baik terditeksi dan jelek nampak jelas", 
tapi kalau menghadapi Pemerintah yang berkuasa tetap saja ndableg, yang akan 
dinobatkan jadi "Pahlawan Nasional" tetap saja Soeharto, sebalikinya segala 
TUDUHAN tak berdasar pada Bung Karno TIDAK PERNAH diusik, apa yang harus dan 
bisa diperbuat RAKYAT? 

Bagaimana cara membalikan dunia yang selama ini terbalik, ya? 

Ayooo, ... Puan, bangun dan berdiri perjuangkan kebenaran dan keadilan bagi 
eyang-nya itu, ratusan juta rakyat pasti berada dibelakang anda! Maajuuuu terus 
tak gentar, ...!

Salam,
ChanCT


  ----- ????----- 
  ???: koentyo soekadar 
  ???: [email protected] ; [email protected] ; mimbar-bebas 
  ????: 2012?6?28? 6:20
  ??: RE: [GELORA45] Puan: tiada putusan hapus tuduhan atas Soekarno





  orang Jawa bilang : becik ketitik, ala ketara (baik akan terdeteksi, jelek 
akan kelihatan)
   


------------------------------------------------------------------------------
  To: [email protected]
  From: [email protected]
  Date: Thu, 28 Jun 2012 00:03:19 +0200
  Subject: [GELORA45] Puan: tiada putusan hapus tuduhan atas Soekarno

    
  
http://www.antaranews.com/berita/318593/puan-tiada-putusan-hapus-tuduhan-atas-soekarno

  Puan: tiada putusan hapus tuduhan atas Soekarno 
  Rabu, 27 Juni 2012 23:48 WIB | 813 Views


   
  Ketua DPP PDIP Puan Maharani. (FOTO. ANTARA)

  Berita Terkait
    a.. Keluarga Bung Karno apresiasi langkah Pemkab Sukoharjo
    b.. Lukisan kolaborasi Puan Maharani dan Aisul Yanto
    c.. Puan: PDIP harus menangkan Jokowi
    d.. Puan instruksikan jajaran PDI Perjuangan menangkan pemilu
    e.. Hasil survei capres tak pengaruhi PDI Perjuangan 
  Video Terkait 

  PDIP Targetkan Menang Pemilu ...

  Jakarta (ANTARA News) - Cucu proklamator kemerdekaan RI Soekarno, Puan 
Maharani, menegaskan, hingga saat ini belum ada putusan hukum yang menghapus 
tuduhan terhadap Bung Karno yang dianggap telah melakukan pengkhianatan 
terhadap negaranya.

  Hal ini dikatakan Puan saat pidato pembukaan sarasehan kebangsaan bertema 
"Bung Karno dan Pemikiran Sosio Demokrasi" di Jakarta, Rabu. 

  Sarasehan tersebut diselenggarakan Megawati Institute dalam rangka kegiatan 
bulan Juni sebagai Bulan Bung Karno.

  Saat ini, menurut Puan, meskipun Tap MPR nomor 33/MPRS/1967 telah dinyatakan 
tidak berlaku melalui Ketetapan MPR nomor 1/MPR/2003 tentang Peninjauan Status 
Hukum Tap MPRS dan Tap MPR sejak tahun 1960 sampai dengan tahun 2002, namun hal 
tersebut belum menghapus tuduhan terhadap Bung Karno yang dianggap telah 
melakukan pengkhianatan terhadap negara yang diperjuangkan sendiri 
kemerdekaannya.

  Ketua DPP Bidang Politik PDI Perjuangan ini menyebutkan bahwa konflik dan 
pergolakan politik tahun 1965 telah berujung pada diturunkannya Presiden 
Soekarno dari kursi kekuasaan. 

  Kudeta militer yang dibungkus dengan kemasan konstitusional telah 
melengserkan Bung Karno dari jabatan Presiden RI melalui Ketetapan MPRS nomor 
33/MPRS/1967 tentang Pencabutan Kekuasaan Presiden Soekarno. 

  "Sampai saat ini, tidak pernah ada sekalipun suatu proses apalagi keputusan 
hukum yang membuktikan tuduhan keterlibatan Bung Karno yang berkaitan dengan 
Tap MPRS nomor 33/MPRS/1967," ujar cucu Bung Karno itu.

  Sejak saat itu, ia menambahkan, berbagai propaganda politik yang 
mendiskreditkan sosok Bung Karno terus ditanamkan kepada rakyat Indonesia 
melalui berbagai media.

  Pada bagian lain, Puan mengatakan banyak dimensi pemikiran Bung Karno tentang 
bangsa dan negara ini dan masih memiliki banyak relevansi dengan situasi 
kekinian bangsa Indonesia. 

  Sebagai seorang pejuang pemikir dan pemikir pejuang, menurut Puan, 
konsistensi pemikiran-pemikiran Bung Karno yang disampaikan sejak dulu sangat 
terlihat jelas. 

  "Pada saat beliau menyampaikan pidatonya tentang Pancasila sebagai Dasar 
Indonesia Merdeka di depan sidang BPUPK tanggal 1 Juni 1945, Bung Karno 
menjelaskan kembali tentang Sosio Demokrasi tersebut sebagai penggabungan 
antara paham demokrasi dan paham kesejahteraan sosial," demikian Puan Maharani. 
  (D011/H-KWR) 
  Editor: Ruslan Burhani

  COPYRIGHT © 2012

   






  

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Gabung di milis INTI-net, kirim email ke : [email protected]

Kunjungi situs INTI-net    
http://groups.yahoo.com/group/inti-net

Kunjungi Blog INTI-net
http://tionghoanet.blogspot.com/
http://tionghoanets.blogspot.com/

Tulisan ini direlay di beberapa Blog :
http://jakartametronews.blogspot.com/
http://jakartapost.blogspot.com
http://indonesiaupdates.blogspot.com

*Mohon tidak menyinggung perasaan, bebas tapi sopan, tidak memposting iklan*

CLICK Here to Claim your Bonus $10 FREE !
http://adv.justbeenpaid.com/?r=kQSQqbUGUh&p=jsstripler5Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/inti-net/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/inti-net/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke