Subject: [inti-net] Anas Urbaningrum Dukung Pembangunan Gedung KPK -- 
(dari UANG YANG DIKORUP..... ?)
 
* UNTUK MEREBUT HATI PARA ANGGOUTA KPK  dan agar mendapatkan SYMPATHY DAN
MENGHARAKAN PENGAMPUNYAN DARI KPK  ....?
 
* SUNGGUH MEMAMLUKKAN  dan MEMUAKKAN - melihat tindak tanduk PARA BADUT
POLY-TIKU ( PDI ) INI  DAN BAHKAN SEMPAT DUDUK SEBAGAI  MENJADI PEJABAT
TINGGI " DPR " ( baca  dan artkulasikan sbg:  HOUSE OF "CORRUPTED"
RPRESENTATIVE ..)

 
 
 
-------Original Message-------
 
From: GELORA45
Date: 3.7.2012 20:29:17
To: GELORA_In
Subject: [inti-net] Anas Urbaningrum Dukung Pembangunan Gedung KPK
 
  
Anas Urbaningrum Dukung Pembangunan Gedung KPK
Penulis : Kiki Budi Hartawan | Jumat, 29 Juni 2012 | 06:32 WIB 

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengaku
mendukung penuh permintaan pembangunan gedung baru Komisi Pemberantasan
Korupsi (KPK). Hal ini terkait permintaan gedung baru oleh KPK yang belum
disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Jangankan gedung, seluruh peralatan yang dibutuhkan untuk peningkatan KPK
layak didukung. 
-- Anas Urbaningrum

"Jangankan gedung, seluruh peralatan yang dibutuhkan untuk peningkatan KPK
layak didukung," kata Anas, saat mengikuti perayaan Isra Miraj di Perumahan
DPR RI, Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (28/6/2012) malam. 

Anas mengatakan, kebutuhan KPK tersebut harus didukung dari alokasi anggaran
negara, yaitu Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Ia bilang, tidak
baik kebutuhan KPK harus pakai cara-cara saweran. 

"Apakah untuk gedung, peralatan, dan fasilitas lainnya itu mesti didukung.
Nah, karena itu saya sudah minta pada pimpinan fraksi, pada Komisi III dari
Fraksi Demokrat untuk mendukung KPK agar mendapatkan fasilitas kerja yang
memadai," paparnya. 

Seperti diberitakan, pimpinan KPK menyebutkan bahwa gedung yang saat ini
ditempati KPK di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, sudah tak memadai untuk
menampung sekitar 730 pegawai KPK. Saat ini, gedung itu ditempati 650 orang,
sementara sisa karyawan terpaksa berkantor di dua gedung lain. 

Sebetulnya, kapasitas gedung tersebut hanya untuk menampung 350 orang.
Terlebih lagi, KPK berencana menambah pegawai untuk memenuhi tuntutan
masyarakat, terutama DPR, dalam pemberantasan korupsi. Idealnya, pegawai KPK
sekitar 1.200 orang. 

Terkait hal itu, pihak KPK membandingkannya dengan jumlah pegawai KPK di
Malaysia yang mencapai 5.000 orang dan Hongkong mencapai 3.600 orang. Belum
lagi kondisi gedung KPK yang saat ini sudah berumur 31 tahun. 

Menurut penjelasan konsultan, umur bangunan dan kondisi kelebihan kapasitas
itu berbahaya untuk 2-3 tahun ke depan. Penjelasan pihak KPK, total biaya
yang dibutuhkan untuk membangun gedung di tanah seluas 27.600 meter persegi
itu mencapai Rp 225,7 miliar. 

Adapun rincian anggarannya meliputi biaya pekerjaan fisik senilai Rp 215
miliar, konsultan perencana Rp 5,48 miliar, manajemen konstruksi Rp 4,38
miliar, dan pengelolaan kegiatan Rp 766 juta. Jika disetujui, anggaran akan
dikucurkan dalam waktu tiga tahun, terhitung mulai 2012 sampai 2014. Tahap
pertama akan dikucurkan sebesar Rp 16,7 miliar. 

[Non-text portions of this message have been removed]



 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke