----- 原始郵件----- 
寄件者: Hendro Heryanto 

Subject: Xi Wang, Batita yang Menyelamatkan Dua Anak dengan Organ Tubuhnya 
......





                
  Kecupan terakhir untuk Xi Wang dari sang ayah 


  Sudahkah hidup kita berarti bagi sesama dan kehidupan ini? Berapa nilai 
kehidupan yang telah kita sumbangkan selama perjalanan hidup kita di dunia?

  Kematian batita perempuan asal Mongolia bernama Xi Wang yang lahir dengan 
menderita penyakit lumpuh otak (cerebral palsy) tahap akhir sungguh membawa 
arti. Karena kematiannya dapat menyelamatkan dua anak lainnya.

  Sesaat sebelum meninggal dunia pada 9 Juni 2012 para dokter di Chifeng City 
Hospital berhasil mengambil organ hati dan ginjal Xi Wang untuk didonorkan pada 
dua bocah yang berada di Tianjin, China.

  Xi Wang yang berarti “harapan” benar-benar mewujudkan maknanya dengan 
memberikan harapan kehidupan bagi orang lain yang sangat membutuhkan organ 
tubuhnya untuk bertahan hidup.

  Dikisahkan ketika kedua orang tua Xi Wang mengetahui penyakit yang 
dideritanya tidak bisa disembuhkan. Itu artinya kematian akan menjemput.
  Kedua orang tua Xi Wang lalu terpikir mendonorkan organ tubuhnya untuk 
menolong orang lain.

  “Daripada membakar anak kami menjadi abu. Lalu kami putuskan mendonorkan 
organnya untuk menyelamatkan anak-anak lain. Kami menamainya Xi Wang karena 
kami ingin memberikan harapan hidup bagi anak-anak lain yang butuh pertolongan 
kami,” ujar Wang Xiao Fei, ibu Xi Wang. 


                            
  Penghormatan terakhir dari tim dokter


  Membaca kisah hidup Xi Wang yang baru berumur dua tahun. Tapi sudah bisa 
memberikan arti kehidupan bagi sesama sungguh menggetarkan.
  Membuat diri ini bertanya-tanya. Apakah telah ada sesuatu yang berarti saya 
berikan bagi orang lain?

  Bukankah hakekat kehidupan ini pada dasarnya adalah agar setiap manusia 
berarti bagi sesamanya. Berapa banyak di antara kita yang begitu rela untuk 
memberikan organ anak tubuh kita kepada orang lain. Walau telah menjadi mayat.

  Keinginan kedua orang tua Xi Wang sungguh mulia. Rela memberikan organ 
tubuhnya kepada yang membutuhkan. Daripada hancur menjadi abu dan tidak berarti.

  Dikabarkan dua anak yang menerima donor dari Xi Wang kini keadaannya semakin 
baik. Orang tua kedua anak sangat berterimakasih kepada Xi Wang dan kedua orang 
tuanya. 











[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke