Katanya Pemilihan Umum dan Pilkada berprinsip Demokrasi bebas.
Kok masih main arahan supaya pilih incumbent sendiri. Sok arogan dan sok keras 
kepala, main ancam - bagaimana mau cabut KTP orang ? Emangnya bisa main cabut ? 
Kalo sudah kalah dan tidak menjabat lagi sebagai Gubernur, apa masih bisa 
mencabut KTP warga Betawi yg tidak sepaham ? Hati hati bicara Boss, salah salah 
diusir dari betawi sama warga2 yang sakit hati. Nah, mau pindah kemana ? Ke 
Jawa, bakal diusir ama pendukung Jokowi - yang pasti memimpin DKI. Hati hati 
aja. 

Pokoknya, kali ini kita kerja keras buktikan bahwa Tidak selamanya Nomor Satu 
itu Unggul. 

-------------------

Foke: Yang Biasanya Unggul Itu Nomor Satu
Ray Jordan - detikNews
Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda
Jakarta Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menghadiri acara Lebaran Betawi di 
Kelapa Gading, Jakarta Utara. Foke yang akan bersaing dengan Jokowi 
memperebutkan posisi gubernur DKI Jakarta ini memaparkan berbagai prestasinya.

"Ini hajatnya Bamus Betawi kerja sama dengan Pemrov DKI. Menghitungnya sekarang 
satu, habis satu, satu lagi. Jadi memang begitulah biasanya, yang unggul itu 
nomor satu. Selama hampir 5 tahun saya pimpin DKI Jakarta semua berjalan 
lancar. Banyak yang dinikmati warga Jakarta sekarang ini, itu ada indikator 
yang jelas," kata Foke yang mengenakan pakaian Betawi berwarna hitam-hitam ini 
di Lapangan Bermes, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (10/9/2012).

Kegiatan ini dihadiri 500-an orang yang semuanya mengenakan baju khas Betawi. 
Sejumlah kesenian dipamerkan seperti ondel-ondel dan musik gambang kromong. 
Foke yang didampingi istrinya, Tatiek Fauzi Bowo, disambut calon gubernur 
Nachrowi Ramli.

Foke mengatakan, saat ini warga Jakarta sudah cerdas dan membutuhkan bukti 
bukan hanya janji. Menurutnya setiap tahun angka kemiskinan di Jakarta terus 
turun tiap tahunnya.

"Secara statistik memang lebih banyak orang miskin di Jakarta. Tapi setiap 
tahun angka kemiskinan itu secara terus menerus menurun," kata pemegang nomor 
urut 1 dalam pilgub ini.

Foke menyatakan, saat ini angka kemiskinan di Jakarta paling rendah di 
Indonesia. Index yang menunjukkan jurang pemisah antara orang kaya dan miskin 
jauh dari rata-rata. "Jadi warga Jakarta ini tidak mau beli pepesan kosong, 
yang saya sampaikan adalah bagian pertanggungjawaban dan tantangan masa depan 
sebagai pimpinan DKI masa datang," katanya.

Foke mengatakan, Jakarta saat ini merupakan provinsi nomor satu dalam bidang 
pendidikan berkualitas bagi warganya. Hal ini termasuk nomor satu dalam wajib 
belajar 12 tahun yang merupakan prioritas utama di Jakarta.

"Prioritas kedua kita di bidang kesehatan, dalam waktu tidak terlalu lama lagi 
seluruh Puskesmas di Jakarta akan memiliki standar internasional. Jadi kalau 
ada Saudara-saudara yang pergi umroh ke Arab dan pergi ke klinik di sana itu 
sama saja dengan Puskesmas di sini cuma bedanya di sana ngomongnya Arab," kata 
Foke disambut tawa hadirin.

Foke juga mengimbau masyarakat Betawi untuk bersatu. "Kalau masih ada warga 
Betawi yang nggak kompak kasih tau ke saya. Tapi saya yakin warga Betawi itu 
masih kompak, tapi kalau masih ada yang bandel kasih tau ke saya nanti tinggal 
saya cabut KTP-nya," kata Foke yang dikenal ceplas-ceplos ini.

Tak lupa Foke berpesan agar warga berpartisipasi dalam coblosan 20 September 
mendatang. "Jadi yang jelas nanti tanggal 20 September semua warga gunakan hak 
pilihnya dan semua saya yakin juga udah pada ngerti ya KTP-nya Islam terus 
ngakunya Muslim," katanya.


Kirim email ke