Ref: Dikatakan parlemen Gaza,  apakah Gaza adalah negara tersendiri dibawah 
HAMAS diakui oleh NKRI. Bagaimana dengan West Bank dibawah PA? 

http://www.shnews.co/detile-11477-parlemen-gaza-siapkan-akomodasi-untuk-anggota-dpr.html

Parlemen Gaza Siapkan Akomodasi untuk Anggota DPR 
Kamis, 29 November 2012 - 08:32:48 WIB

: 44 




Hari ini rombongan DPR akan masuk ke Jalur Gaza.

RAFAH - Parlemen Gerakan Islam Palestina (HAMAS) yang menguasai Jalur Gaza 
menyiapkan akomodasi dan kendaraan untuk delegasi DPR-RI.

"Kepastian kesiapan akomodasi oleh pihak Gaza baru saja kami terima, sebelumnya 
rencana awalnya menginap di Al Arisy, Mesir, sekembali dari Gaza hari Kamis 
(29/11) petang," kata Kepala Pelaksana Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Amman, 
Yordania, Muhammad Sahrul Murajjab di Al Arisy, Rabu malam waktu setempa atau 
Kamis (29/11) dinihari WIB.

Sahrul bersama Duta Besar RI untuk Mesir, Nurfaizi Suwandi dan Ketua Delegasi 
DPR-RI Mahfudz Siddiq dalam pertemuan itu menyampaikan penjelasan singkat di 
hadapan rombongan Indonesia tentang persiapan ke Gaza.

Palestina merupakan wilayah akreditasi KBRI Amman, maka pengurusan kunjungan 
DPR ke Gaza dilakukan koordinasi bersama dengan pihak KBRI Kairo.

Menurut Sahrul, awalnya pihak KBRI Amman menanyakan biaya akomodasi hotel di 
Gaza untuk penginapan delegasi DPR, namun parlemen Gaza bersedia menyiapkannya 
secara gratis.

Akomodasi yang disipakan perlemen tersebut berjumlah 20 orang.

Selain akomodasi, parlemen HAMAS juga menyiapkan jemputan bus dari Rafah ke 
Gaza.

"Ini menunjukkan antusiasme HAMAS menyambut kunjungan muhibah DPR-RI," kata 
Ketua Kaukus Palemen Untuk Timur Tengah, Komis I DPR-RI, Muhammad Najib.

Rombongan Indonesia beranggotakan 39 orang, terdiri atas delapan anggota DPR, 
selebihnya adalah wartawan dan perwakilan beberapa lembaga bantuan kemanusiaan 
termasuk Dompet Dhuafa dan Aksi Cepat Tanggap (ACT).

"Rombongan Indonesia dari unsur pemerintah dan beragam lembaga swadaya 
masyarakat (LSM) ke Gaza ini menunjukkan kebersamaan dan koordinasi yang cukup 
baik di antara kita," kata Ketua Delegasi DPR yang juga Ketua Komisi I DPR, 
Mahfudz Siddiq.

Awalnya delegasi DPR-RI itu beranggotakan 19 orang termasuk wartawan dan staf 
ahli, namun belakangan disusul 15 orang dari berbagai lembaga bantuan 
kemanusiaan.

Beberapa perwakilan LSM mengaku kesulitan masuk Gaza, namun berkat koordinasi 
yang baik dengan KBRI Kairo dan KBRI Amman, akhirnya bisa masuk Gaza.

"Kami sudah tiga hari tertahan di Rafah, tidak bisa masuk Gaza, tapi dengan 
adanya delegasi DPRI, kami bisa bareng ke Gaza," kata Direktur ACT, Doddy 
Cleveland.

Doddy membawa bantuan kemanusiaan berupa obat-obatan yang akan di sumbangkan ke 
beberapa rumah sakit di Gaza.

Dalam lawatan muhibah DPR-RI ke Gaza itu, di antaranya selain diterima 
parlemen, juga Perdana Menteri Ismail Haniyeh, dan mengunjungi Rumah Sakit 
Shifa, tempat banyak korban gempuran Israel dirawat, serta meninjau pembangunan 
Rumah Sakit Indonesia.

Rombongan DPR tiba di Al Arish Rabu petang dari Kairo, dan akan masuk Gaza pada 
Kamis.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke