Ref: Sesuai hasil sensus BPS 2010 NTT termasuk salah satu propinsi termiskin di wilayah NKRI, jadi tidak mengherankan, karena politik ekonomi yang diterapkan menciptakan keadaan demikia.
http://www.mediaindonesia.com/read/2012/12/03/367320/290/101/Kapal-Pengangkut-Sembako-Tertahan-di-NTT-akibat-Kesulitan-BBM Kapal Pengangkut Sembako Tertahan di NTT akibat Kesulitan BBM Penulis : Palce Amalo Senin, 03 Desember 2012 17:17 WIB a.. KUPANG--MICOM: Puluhan kapal pengangkut kebutuhan pokok asal Sulawesi Selatan tertahan di Pelabuhan Wuring, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), karena kesulitan memperoleh bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Puluhan kapal tersebut berlabuh lebih dari satu pekan setelah pihak PT Pertamina setempat melarang pembelian BBM menggunakan jeriken di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Padahal, seluruh kapal pengangkut kebutuhan pokok (sembako) dan kapal nelayan biasanya membeli BBM menggunakan jeriken sebelum dibawa ke kapal. Sales Area Manager PT Pertamina Wilayah NTT Ronny Anthoko membenarkan larangan tersebut. Puluhan kapal itu mengangkut beras dan bahan kebutuhan lainnya dari Sulawesi ke Sikka. Setelah muatan kapal dibongkar, kapal akan mengangkut lagi hasil bumi seperti kopra, kakao, kemiri, dan pisang untuk dibawa ke Sulawesi. "Larangan pembelian BBM untuk menghindari penimbunan," kata Ronny di Kupang, Senin (3/12). Ia mengatakan biasanya warga yang membeli BBM menggunakan jeriken tidak dibawa ke kapal, melainkan dibawa ke rumah untuk ditimbun. Untuk menghindari penimbunan yang berdampak kelangkaan BBM, Pertamina hanya melayani pembelian BBM menggunakan kendaraan bermotor. Warga yang membeli BBM menggunakan jeriken, terutama nelayan, sudah didata oleh pemerintah daerah setempat dan telah mengantongi surat rekomendasi. Jika tidak memiliki surat rekomendasi, jangan membeli BBM menggunakan jeriken karena tidak dilayani. "Masyarakat yang membeli BBM bersubsidi harus mengantongi rekomendasi dari pemerintah daerah," ujarnya. Kendati demikian, ia memastikan seluruh kapal yang tertahan tersebut akan diperolehkan membeli BBM. "Pertamina sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar kapal yang tertahan tersebut diberi kesempatan membeli BBM," ujarnya. (PO/OL-01) ++++ http://www.mediaindonesia.com/read/2012/12/03/367310/290/101/60-Persen-Jalan-Provinsi-di-NTT-Rusak 60 Persen Jalan Provinsi di NTT Rusak Penulis : Palce Amalo Senin, 03 Desember 2012 17:01 WIB a.. KUPANG--MICOM: Sekitar 60 persen dari 1.700 kilometer (km) ruas jalan provinsi di Nusa Tenggara Timur (NTT) saat ini dalam kondisi rusak. Kerusakan jalan tersebut tersebar merata di seluruh kabupaten dan kota. Untuk memperbaikinya Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat membutuhkan dana sedikitnya Rp4 triliun. Termasuk untuk jembatan yang menghubungkan jalan provinsi. "Kemampuan keuangan daerah sangat minim. Tentu tidak mampu mengatasi kondisi jalan dan jembatan yang rusak saat ini," tutur Kepala Dinas PU NTT Andre Koreh di sela-sela peringatan Hari Bhakti PU di Kupang, Senin (3/12). Karena dana terbatas, ujarnya, strategi perbaikan infrastruktur jalan berdasarkan skala prioritas. Yakni, jika jalan rusak tersebut masih bisa dilewati kendaraan bermotor, belum mendapat prioritas penanganan. Penanganan difokuskan pada jalan dan jembatan yang tidak bisa dilewati. "Jika jalan dan jembatannya putus, baru jadi prioritas penanganan karena menyangkut aksesibilitas," kata Andre. Dinas PU juga tidak memiliki anggaran khusus penanganan jalan dan jembatan yang rusak akibat bencana longsor dan banjir. Dana penanganan infrastruktur yang rusak karena bencana diambil dari dana taktis, karena terbatasnya keuangan daerah. "Kami punya niat menangani kerusakan jalan dan jembatan, tetapi tidak ada alokasi dana yang dikhususkan untuk itu. Di tambah kemampuan keuangan yang sangat terbatas," kata Andre. (PO/OL-01) [Non-text portions of this message have been removed]
