http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2012/12/22/22479/provokatif-natalan-akan-digelar-di-lapangan-masjid-agung-ungaran/

Sabtu, 22 Dec 2012

Provokatif! Natalan akan Digelar di Lapangan Masjid Agung Ungaran
SEMARANG (voa-islam.com) - Sekretaris Dewan Syuro FPI Jateng, Jindan Bahrul, 
menolak tegas perayaan Natal yang akan dilaksanakan di Lapangan Sidomulyo. 
Jindan menilai hal itu sebagai toleransi yang kebablasan dan tidak menghargai 
keberadaan Masjid Agung Ungaran yang lokasinya tepat di sisi lapangan.


"Masih banyak lokasi lain yang layak digunakan untuk perayaan Natal, kenapa 
harus di depan Masjid Agung. Lebih baik dipindahkan ke lokasi lain daripada 
menyinggung perasaan umat Islam," ungkap Jindan.


Sikap yang sama juga disampaikan oleh Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) Kabupaten 
Semarang yang menolak acara perayaan Natal di Lapangan Sidomulyo, Ungaran.


Penolakan GPK tertuang dalam surat yang ditujukan kepada Bupati Semarang 
tertanggal 20 Desember 2012. Isi surat tersebut mencakup 6 poin sikap GPK 
terkait pemberian izin pelaksanaan ibadah Natal di lapangan yang berbatasan 
langsung dengan Masjid Agung Ungaran tersebut.


"Intinya kami menghormati umat Kristiani untuk melaksanakan kegiatan misa 
Natal, tetapi kami menolak halaman Masjid Agung Ungaran digunakan untuk 
kegiatan misa Natal," ungkap Arip Widiyanto, Ketua PC GPK Kabupaten Semarang, 
Jumat (21/12/2012) pagi.


Menurut Arip, meskipun kegiatan ibadah Natal berada di lapangan milik 
Pemerintah Kabupaten Semarang tidak bertentangan dengan hukum pemerintah, 
tetapi hal itu dipandang tidak etis dan melukai perasaan umat Muslim karena 
diselenggarakan di depan Masjid Agung Ungaran.


"Misa Natal di depan masjid merupakan tindakan provokatif yang mengusik 
kedamaian dan mengancam kerukunan umat beragama. Untuk itu, kami meminta Bapak 
Bupati meninjau ulang pemberian izin kegiatan tersebut, dan memindahkan ke 
tempat yang lebih representatif seperti di GOR Wujil misalnya," kata Ariif. 
[Widad/kps]


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke