Ref: Masyarakat bukan saja harus waspada tetapi harus tahu bahwa tidak ada 
partai politik  di  NKRI yang tidak korup!

http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/01/09/1/121440/Masyarakat-Harus-Waspadai-Parpol-Korup

POLITIK
Masyarakat Harus Waspadai Parpol Korup
Rabu, 09 Januari 2013 | 19:42 WIB
Metrotvnews, Jakarta: Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi 
meminta masyarakat mewaspadai aktivitas partai politik jelang Pemilu 2014. 

Pasalnya dari 10 parpol yang lolos mengikuti Pemilu 2014, hanya satu parpol 
yang belum terindikasi korupsi.

"Sembilan parpol yang saat ini berkiprah di parlemen semuanya terindikasi 
korup," katanya saat diskusi Konsolidasi Demokrasi Indonesia, di Jakarta, Rabu 
(9/1).

Ia menyebutkan, selama kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, 
pemerintah dianggap gagal mengatasi pemberantasan korupsi. Korupsi yang terjadi 
bukan hanya di lembaga eksekutif, melainkan juga legislatif dan yudikatif. 

"Parahnya kegagalan ini kemudian diakui sendiri oleh SBY dalam berbagai 
kesempatan," ujarnya.

Yang membuat kondisi negara semakin parah, tambah Adhie, hingga kini belum ada 
kekuatan masif yang bisa menghadang rezim korup tersebut. Karena itu pihaknya 
selama 2013 bakal berkampanye untuk melakukan perlawanan terhadap praktik 
korupsi yang dilakukan parpol. 

"Sebab kalau dibiarkan, pemilu 2014 bakal dikuasai parpol korup," ujarnya.

Sosiolog UGM Arie Sudjito menyatakan sebenarnya keinginan atau wacana untuk 
menghadang parpol korup sudah banyak dilakukan. Namun demikian, seringkali 
kampanye tersebut tidak melibatkan langsung publik yang terkena dampak. 

"Akibatnya kampanye atau diskusi seperti itu hilang di tengah jalan," ujarnya.

Menurut Arie, seharusnya aktivis antikorupsi tersebut melakukan gerakan pemilih 
untuk menghadang parpol korup itu. Hal yang paling realistis dalam aksi ini 
yaitu meminta kontrak politik dan melacak track record politisi busuk. 

"Sehingga publik pada akhirnya bisa merasa tahu apakah mereka dikibuli atau 
tidak," katanya.

Sementara gerakan lain yang menggunakan aksi kekerasan seperti menolak pemilu 
dan golput dinilai tidak efektif. 

"Selain membuat masyarakat menjadi sinis, praktik ini juga berlawanan dengan 
UU," jelasnya. (Che/OL-3)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke