Ref: Salib mau berteduh di bawah pohon beringin? http://www.suarapembaruan.com/politikdanhukum/pds-mau-merapat-ke-golkar/28906
PDS Mau Merapat ke Golkar? Rabu, 9 Januari 2013 | 10:28 Berita Terkait a.. PPP Buka Caleg dari Parpol Tidak Lolos Verifikasi b.. Golkar dan Nasdem Siap Tampung Kader Partai Lain c.. Januari 2013, Verifikasi Faktual Parpol Diumumkan [JAKARTA] KPU telah mengeluarkan putusan bahwa hanya 10 parpol yang akan menjadi peserta pemilu 2014 nanti. Dengan putusan itu berarti ada 24 parpol yang tidak lolos verifikasi. Salah satunya adalah Partai Damai Sejahtera (PDS). Informasi yang diperoleh menyebutkan pasca putusan KPU itu, PDS sudah mulai merapat ke Partai Golkar. PDS tidak mau larut dalam kegagalan, tetapi segera mencari partai yang siap menampung mereka. "Penjajakan sudah lama dilakukan. Selama ini belum menyatakan sikap karena masih yakin bisa lolos menjadi peserta pemilu. Namun dengan putusan KPU, Selasa (8/1) lalu, menjadi jelas bahwa PDS akan bergabung ke Golkar," kata sebuah sumber di Jakarta, Rabu (9/1). Ia menjelaskan Golkar dipilih karena berjanji akan memberikan tempat yang layak bagi kader-kader PDS. Selain itu platform PDS dinilai sama dengan Golkar. Menurutnya, ada pilihan partai lain bagi PDS untuk bergabung yaitu PDIP dan Gerindra. Namun kedua partai ini belum memberikan sikap yang jelas mengenai nasib kader PDS. "Bagi kami, yang penting ada akomodasi untuk calon legislatif pada pemilu 2014 nanti. Kalau tidak ada jaminan maka sulit bagi kami untuk bergabung," tuturnya. Meski demikia, dia menuturkan PDS masih berjuang untuk menjadi peserta pemilu nanti. Caranya dengan melakukan gugatan ke PTUN. Jika gugatan tidak dikabuli maka langkah merger dengan partai lain, terutama dengan Golkar menjadi pilihan. Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Golkar Setya Novanto mengemukakan sebagai partai terbuka, Golkar siap menerima siapapun yang akan masuk menjadi anggota Partai Golkar, baik yang sekarang menjadi anggota Parpol lain maupun yang belum menjadi anggota Partai. Jadi kalau ada anggota atau tokoh partai yang tidak lolos ingin masuk ke Golkar, maka akan disambut dengan tangan terbuka. "Tentu yang bersangkutan harus menyesuaikan diri dengan AD dan ART Partai Golkar serta ketentuan lainnya," kata Novanto lewat pesan singkat yang dikirim dari luar negeri, Rabu (9/1). Ia menjelaskan jika yang dimaksudkan adalah bergabungnya partai lain ke Golkar, kita akan bahas dulu formatnya karena menyangkut perbedaan karakter, kultur bahkan ideologi partai yang belum tentu bisa disatukan. "Kalau formatnya ketemu, misalkan menjadi organisasi afiliatif maka mungkin saja bisa terjadi," tutur Bendahara Umum Partai Golkar ini. [SP/Robertus Wardi] [Non-text portions of this message have been removed]
