http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/13/01/16/mgpepo-keren-kyoto-lirik-ambon-ada-apakah

Keren, Kyoto Lirik Ambon, Ada Apakah?
Kamis, 17 Januari 2013, 02:07 WIB
http://gambar-peta.blogspot.com   
 
Peta Kota Ambon (ilustrasi)
Berita Terkait
Ambon Kembali Tenang 
REPUBLIKA.CO.ID, AMBON---Pemerintah Kota Ambon, Maluku, dan Pemerintah Kyoto, 
Jepang, menjajaki kerja sama kemitraan "Partnership City". "Setelah melakukan 
kerja sama kota kembar dengan dengan Darwin, Australia Utara, dan Vlisingen, 
Belanda, pada 2013 kami menjajaki kerja sama dengan Kyoto, Jepang," kata Wali 
Kota Ambon Richard Louhenapessy.

Menurutnya, penawaran kerja sama telah diterima Wali Kota Kyoto guna penjajakan 
kerja sama beberapa bidang di antaranya ekonomi, budaya, dan teknologi. "Wali 
Kota Kyoto menginginkan kerja sama bukan dalam bentuk kota kembar tetapi 
hubungan mitra kerja atau partnership city. Kami berharap dalam waktu dekat ada 
jawaban resmi sehingga hubungan kerja sama antarkota dapat terjalin," katanya.

Richard mengatakan, langkah awal penjajakan pemerintah Kyoto berencana membantu 
peralatan kebakaran. "Kami sangat merespons upaya pemerintah Kyoto, walaupun 
belum dimulai kerja sama, kami akan menerima bantuan alat pemadam kebakaran," 
ujarnya.

Ia menjelaskan, pihaknya berupaya membuka kesempatan kerja sama dengan berbagai 
negara guna pengembangan dan peningkatan kesejahteraan Kota Ambon. "Semakin 
banyak peluang penjajakan kerja sama, semakin baik dan positif untuk menarik 
perhatian masyarakat dunia melihat potensi yang ada di Ambon untuk pengembangan 
selanjutnya," ujarnya.

Diakui Richard, kerja sama kota bersaudara yang telah terjalin selama ini 
antara Ambon - Vlisiingen dan Ambon - Darwin dapat menjadi contoh bagi negara 
lain dalam menjajaki peluang kerja sama. "Kepercayaan dan partisipasi 
masyarakat merupakan faktor utama, guna terwujudnya ketentraman dan kedamaian, 
sehingga bukan hanya tamu dan wisatawan lokal melainkan dari mancanegara datang 
ke Ambon untuk berinvestasi," kata Richard.

Redaktur: Endah Hapsari
Sumber: antara

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke