http://id.berita.yahoo.com/pendiri-pks-pks-kena-hukum-karma-045032295.html


Pendiri PKS: PKS Kena Hukum Karma

Oleh Ferdinand Waskita | TRIBUNnews.com – 2 jam 42 menit lalu
 

  a.. Lihat Foto 
  Pendiri PKS: PKS Kena Hukum Karma

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA--Salah seorang pendiri PKS Yusuf Supendi menilai Partai 
Keadilan Sejahtera (PKS) terkena hukum karma setelah KPK menetapkan Lutfi Hasan 
Ishaaq sebagai tersangka. Presiden PKS itu ditetapkan tersangka atas kasus 
dugaan suap impor daging sapi.
"Hukum karma berlaku karena Yusuf Supendi dizolomi," kata Pendiri Partai 
Keadilan (PK) itu ketika dihubungi, Kamis (31/1/2013).

Yusuf tidak kaget bila Presiden PKS itu terkena kasus daging sapi. Pasalnya, 
media telah banyak memberitakan kasus daging sapi itu sejak lama.

Ia pun menyesalkan pernyataan Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid yang 
mengatakan kasus tersebut terkait tahun politik di 2013.

"Jangan salahkan orang lain. KPK berangkat dari profesionalitas. Punya alat 
bukti. Tetapi istilahnya operasi tertangkap tangan. Yang saya dapat informasi 
juga. Karena yang menerima uang suap Rp1 miliar atas perintah Lutfi. Mungkin 
KPK mengganggap ini kategori tersangka," ungkapnya.

Yusuf juga mengatakan Lutfi merupakan politisi pertama tanpa proses saksi yang 
menjadi tersangka dalam hitungan jam. "Walau enggak tertangkap tangan, tapi dia 
yang suruh. Ini pertama kalinya. Ya walaupun bagaimanapun, Lutfi kan murid 
saya," imbuhnya.

Diketahui, Lutfi disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b, Pasal 5 ayat 2 
atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tipikor jo Pasal 55 aytat 1 ke-1 
KUHP. Dia disangkakan menerima suap Rp 1 miliar terkait pengurusan daging sapi 
impor Pt Indoguna Utama (PT IU).

Berita Lainnya
  a.. Yusuf Supendi: Kok, Kaget PKS Terlibat Suap? 
  b.. Gratifikasi Seks? Presiden PKS Tersenyum 
  c.. Eks Kader PKS: Pengorbanan Kader Dibalas Korupsi  
  d.. Suap Daging, Sampai Kiamat Tak Ada Penggeledahan di Kantor PKS  
  e.. KPK Lanjutkan Pemeriksaan Presiden PKS 
  f.. Luthfi Hasan Tersangka, PKS Tak Bisa Lagi Klaim Jadi Partai Bersih 
  g.. Impor Renyah 'Daging Berjanggut'  


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke