Ref: Banyak hutang masuk kas negara sangat baik untuk bisa dibanggakan oleh SBY 
dan konco-konco gerombolannya bahwa cadangan devisa bertumpuk-tumpuk dan 
bintang kejayaan kekuasaan mengkilat berkilau-kilauan. Cadangan devisa ini bisa 
menjadi sumber tambahan rejeki bagi mereka melalui korupsi.

http://www.tempo.co/read/news/2013/02/21/058462810/Kampanye-Damai-Tolak-Politik-Uang


Sejumlah demontran dari Arus Bawah melakukan aksi menghimbau kampanye damai 
untuk pilpres 2009 di kawasan bundaran HI, Jakarta, Rabu (10/6). Foto: 
TEMPO/Tri Handiyatno


Kamis, 21 Februari 2013 | 16:05 WIB
Kampanye Damai Tolak Politik Uang  
Besar Kecil Normal 
TEMPO.CO, Bandung - Pemilihan Gubernur Jawa Barat (Jabar) tinggal tiga hari 
lagi. Kampanye damai dengan pesan tolak segala bentuk politik uang diserukan 
Jaringan Anti-Korupsi (JAK) Bandung Raya, di Taman Cikapayang, Jalan Ir. H. 
Djuanda, Bandung, Kamis, 21 Februari 2013.

“Politik uang adalah awal mula dari korupsi. Masyarakat harus cerdas memilih 
pemimpin," kata Yuri Setiadi dalam orasinya. Menurut dia, imbauan ini merupakan 
cermin pengalaman dari pemilu atau pilkada sebelumnya. Banyak pemimpin di 
Indonesia yang melakukan politik uang, sekarang terbukti korupsi.

Yuri mencontohkan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bandung tahun 
2012 lebih dari Rp 15 triliun. Penggunaan dana hibah dan bansos selalu 
meningkat di akhir kepengurusan. "Hal ini patut dicurigai, bisa jadi bantuan 
dana yang diberikan saat kampanye diambil dari APBD," katanya. 

Menurut dia, jika ada pasangan calon gubernur tertangkap melakukan politik 
uang, mereka akan meminta bantuan Panwaslu untuk mengusut kasus tersebut. 

Sementara itu, beberapa pedagang yang ditemui Tempo mengungkapkan, mereka sudah 
memiliki calon yang akan dipilih di hari pencoblosan, Ahad, 24 Februari 2013. 
Misalnya Apun, pedagang di kawasan Jalan Dipatiukur. Dia mengakui, pada masa 
kampanye, pedagang selalu menerima bantuan dari setiap kandidat, tapi bantuan 
itu tidak mengarahkannya untuk memilih kandidat yang memberi bantuan tersebut. 
"Saya sudah punya pilihan sesuai hati nurani saya," ujarnya. 

MARCHIANA

Baca juga:
Kedutaan Pastikan Anak Hilmi Masih di Turki
Petinggi PKS Klaim Putra Hilmi Sering Ke Turki
ICW: Suswono Tinggal Menunggu Giliran
PKS Keberatan Anak Hilmi Dicekal


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke