Siapakah 'Yudi Setiawan' Sosok Dibalik Liputan Pembobolan BJB Oleh Tempo?

by Ridlwan Jogja 

Pagi ini mau ngetweet dg hastag #fiktif ah ..maklum lagi booming yang 
#fiktif #fiktif, Bismillah dulu supaya berkah, aktivitas apapun kita 
mulai dengan bismillahirahmanirahiim..

Udah baca Tempo yang soal Aher? Pemenang quickcount pilgub Jabar itu 
“dicitrakan” sudah membobol Bank Jabar.  Bagi yang belum , bs baca kultwit mas 
@arifz_tempo di link ini soal kredit http://chirpstory.com/li/56441, Hal 40-42 
Tempo artikel berjudul Transfer Rahasia Buat Ustad dengan 
foto AF, LHI dan Yudi Setiawan sbg narasumber utama.  Foto itu sudah 
tayang di web tempo saat kasus Sapi. Tapi wajah Yudi masih “disimpan”. 
link 
http://www.tempo.co/read/news/2013/02/04/063459009/Foto-Luthfi-Ahmad-Fathanah-Sedang-Rapat-Beredar,
 Apakah foto itu hasil cctv? saya kurang yakin, kurang tinggi, tampaknya memang 
sengaja dipotret diam-diam.

Sebenarnya siapa sih Yudi Setiawan itu? Selain tersangka kasus BJB 
rupanya dia juga tersangka di kasus2 lain. Selain kasus korupsi 
pengadaan alat peraga di Kalsel dia juga tersangka pembobol Bank Jatim 
di Surabaya. Warga Klampis Surabaya itu, menurut penyidikan Polda Jatim,
 memang spesialis pembobol kredit. Yudi buat 25 CV fiktif dan 6 
diantaranya digunakan utk ajukan kredit modal kerja ke Bank Jatim Cab HR
 Muhammad Srby,  “Direktur” CV-CV tersebut tidak lain adalah para 
karyawan Yudi di PT CIP, mulai staf biasa hingga sopir. Pengajuan kredit
 pada Desember 2010 hingga Maret 2011. Kasus sudah disidik Polda Jatim, 
status Yudi tersangka. Total terdapat 21 pengajuan yang dilakukan enam 
CV #fiktif milik Yudi itu.  Hal itu dilakukan karena limit pengajuan 
kredit yang bisa disetujui oleh cabang hanya Rp 2 miliar. Total dana 
kredit yang dicairkan Bank Jatim Cabang HR Muhammad untuk CV palsu Yudi 
adalah Rp 50,4 miliar. Setelah kredit cair ke rekening masing-masing 
debitur, selanjutnya uang tersebut ditransfer ke rekening Yudi.

Bagaimana cara Yudi mendapat persetujuan kredit? Ketua penyidiknya AKBP Indarto 
menjelaskan begini…

Yudi memalsukan dokumen dari empat Pem kabupaten, yakni Lamongan, 
Mojokerto, Situbondo, dan Pamekasan.  Yudi dan timnya ahli buat akta 
palsu, surat palsu, nota palsu, dan kuitansi palsu. Seakan2 mendapat 
bnyk proyek. Mereka juga memalsukan stempel yang diperlukan untuk 
pengajuan kredit. Yudi punya ratusan stempel palsu. Ratusan bro.  Saat 
gelar perkara di Polda Jatim, ratusan stempel itu dibeber. “Stempel” 
tandatangan Gub Jatim pun Yudi punya. Kasus ini dirunning terus semua 
media (cetak,tv dan online) di Surabaya mulai Oktober 2012. Polda 
terbuka. Ketua Penyidiknya pak Indarto dulu Kasubdit Fiskal Moneter dan 
Devisa Polda Jatim sekarang Kapolres Blitar. Semalam sdh kontak dan : 
”Semua yg diucapkan Yudi susah dipercaya. Ojok gampang percoyo arek iku”
  “Yudi iku ahli awu-awu “ Awu-awu bahasa Suroboyoan artinya abal-abal 
alias palsu. Saat diperiksa pun dia sesumbar. Kata Indarto, sblm 
ketangkep, Yudi jadi buron sejumlah Polda. Yudi memiliki stempel fiktif 
seluruh Pem Daerah di Indonesia.  Saat ditangkap tim Polda Kalsel di JKT
 polisi menyita pula sepucuk senpi Yudi yang masa izinnya habis dan 0,2 
gram sabu.

Di Klampis Regency srby, Yudi misterius. Seperti AF,
 hidupnya gelap, tak kenal tetangga. Agen nih ? Satu kantor ? #eaa Oh 
ya, penyidik Polda Jatim sudah menyita sepuluh mobil Yudi. Sekarang 
masih di Polda Jatim. Lima di antara mobil Yudi itu mewah : Mercedes 
Benz tipe SL (dua unit), type CLS, Toyota FJ Cruiser, dan Lexus. Mobil2 
Yudi itu disita dari Jakarta, Bogor, Surabaya, dan Lombok. Selain mobil,
 uang tunai Rp 5 Miliar juga disita.

Ini dokumen pemuatan 
berita penyitaan harta Yudi di Jawa Pos 9 -12- 2012. Apa Gubernur Jatim 
lantas tersangkut Yudi? Tidak. Kesalahan ada di pimcab Bank Jatim cabang
 HR Muhammad. Mantan Kepala Bank Jatim Cabang HR Muhammad yg setujui 
kredit #fiktif Yudi sudah ditahan bersama stafnya. Saat diperiksa, 
mereka mengaku kejar prestasi penyaluran kredit. Proposal Yudi diterima.
 Mrk ingin dianggap sukses menyalurkan kredit supaya dapat poin dimata 
pimpinan. Padahal CV Yudi #fiktif. Yudi juga menyuap kepala cabang Bank 
Jatim Jalan HR Muhammad itu sebesar Rp 20 juta saja.

Nah, di 
berita Tempo, Yudi dikesankan sebagai korban: “Ada yang ingin saya masuk
 penjara” (halaman 41). Seolah2 Yudi ini orang bersih, difitnah dan 
ditahan tiba-tiba saja oleh Polda Kalsel. Padahal, simple, gugle saja 
“Yudi Setiawan Bank Jatim “ keluar semua berita dugaan kejahatan Yudi 
sebelumnya. Coba deh. Ini sudah saya guglekan, silahkan pilih baca yg 
mana 
https://www.google.com/search?q=Yudi+Setiawan+Bank+jatim&ie=utf-8&oe=utf-8&aq=t&rls=org.mozilla%3Aen-US%3Aofficial&client=firefox-a,
  Tapi Kenapa Tempo tdk menuliskan fakta rekam jejak hitam Yudi di Bank 
JatimSurabaya, dll ini ? Hehe..karena oh karena.. 

Saya tanya rekan peliput kasus Yudi di Polda Jatim, teman Tempo juga 
meliput kok soal Yudi di Bank Jatim.  Sbg muslim, yuk kita Husnudzon 
saja, mungkin karena halaman Tempo yang terbatas, jd fakta siapa Yudi 
kurang lengkap. Oh ya..ini penting..ada berita saat Yudi ditangkap sdg 
bareng Asisten Staf Khusus ehm ehm . 
http://batam.tribunnews.com/2012/10/15/asisten-staf-presiden-di-kamar-buron-korupsi,
 Dlm keterangn Kabidhumas Polda Metro, Yudi adalah “teman lama” Wisnu yang 
ditulis sbg : Asisten Staf Khusus Presiden !

Skrg terserah Anda, percaya Yudi tersangka kasus korupsi, pemalsuan dll
 di Kalsel dan Jatim dsb ? atau kang Aher nih ? Kalau saya sih percaya 
Kang Aher yg hafidz saja . Anda silahkan lho ya, mau percaya Yudi si 
master kredit #fiktif monggo, bebas.

Demikian ttg Yudi Setiawan master kredit #fiktif, narasumber utama artikel 
Tempo utk Aher. Selebihnya mari kita istighfar..

Baca Juga:
- "Dugaan Keterlibatan Politisi PKS Dalam Pembobolan Bank Jabar Banten" ==> 
http://chirpstory.com/li/56439

- "Kilas Balik Tertangkapnya Stafsus Presiden Bersama Pembobol BJB" ==> 
http://chirpstory.com/li/57417

- "Asisten Staf Presiden di Kamar Buron Korupsi" ==> 
http://batam.tribunnews.com/2012/10/15/asisten-staf-presiden-di-kamar-buron-korupsi

- "Mafia Pendidikan Rampok Uang Rakyat Dengan Modus Kredit Fiktif Bank Jatim 50 
Milyar" ==> 
http://edukasi.kompasiana.com/2012/10/26/mafia-pendidikan-rampok-uang-rakyat-dengan-modus-kredit-fiktif-bank-jatim-50-milyar-504457.html
 & 
http://jurnal-korupsi.blogspot.com/2012/11/mafia-rampok-uang-rakyat-dengan-modus_1.html

- "Pembobolan Lewat Kredit Fiktif Rp 50,4 Miliar, Enam Pejabat Bank Jatim Masuk 
Daftar Tersangka" ==> 
http://www.lensaindonesia.com/2012/10/29/enam-pejabat-bank-jatim-masuk-daftar-tersangka.html

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke