Ref: Kalau warga miskin dikasih bahan makanan berkwalitas rendah, buruk mendekati busuk, maka dapat diperkirakan seberapa jauh politik rezim berkuasa terhadap peningkatan kwalitas kehidupan rakyat.
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news_solo/2013/03/17/149375/Kualitas-Raskin-Maret-Dikeluhkan 17 Maret 2013 | 17:19 wib Kualitas Raskin Maret Dikeluhkan SUKOHARJO, suaramerdeka.com - Kualitas beras untuk warga miskin (Raskin), khususnya untuk Maret sangat buruk. Sebab dari sample beras yang ditemukan, banyak kutu, patah hingga menjadi serbuk. Bahkan usai memegang raskin itu, serbuk menempel jelas di tangan. Wahyono, salah satu warga Desa Karangmojo sekaligus pegiat LSM mengatakan, dia awalnya curiga pada tetangganya yang mendapat beras itu dijual. Saat ditanya kenapa dijual, dikatakan kualitas beras sangat buruk dan tidak layak untuk dikonsumsi. "Ternyata setelah saya dekati dan lihat serta saya pegang memang kondisinya sangat buruk. Masak beras kok jadi bubuk," tukas Wahyono. Atas hal tersebut dia mengambil sedikit beras untuk dijadikan sample. Dia kemudian melaporkan pada pihak desa dan kecamatan agar ditindaklanjuti. Untuk memastikan apakah raskin yang di Weru saja yang buruk, dia mencoba ke wilayah lain. Tepatnya di wilayah Kecamatan Tawangsari dan Bulu. Ternyata di sana kondisinya tidak jauh berbeda. Kalau raskin yang ada di Kecamatan Tawangsari, khususnya di Desa Watubonang, masih agak lumayan. Hanya saja penuh dengan kutu. Tetapi untuk raskin yang ada di Desa Kunden kondisinya masuk ketagori parah. Tingkat kepatahan beras sudah sangat tinggi. "Dari beberapa sample yang saya ambil, yang paling parah memang di Weru. Jadi tidak sepenuhnya salah ketika si penerima menjualnya. Wong sudah beras lagi tapi bubuk," ujarnya. ( Heru Susilo / CN31 / JBSM ) [Non-text portions of this message have been removed]
