Ref: Kalau harga bawang terkait pemilu 2014, mungkin yang dimaksudkan SBY 
dengan kelompok mengacaukan negara adalah Bawang (merah dan putij). hehehe


http://www.suarapembaruan.com/politikdanhukum/harga-bawang-tinggi-diduga-terkait-pemilu-2014/32660

Harga Bawang Tinggi Diduga Terkait Pemilu 2014
Kamis, 21 Maret 2013 | 19:18

 Sekjen PPP, Romahurmuziy [google] [JAKARTA] Melonjaknya harga bawang dalam dua 
pekan terakhir disinyalir karena permainan para importir, kartel, pemburu rente 
dan orang-orang partai politik (parpol) untuk kepentingan Pemilu 2014. 

Bahkan beredar informasi di antara wartawan bahwa  beberapa politisi  dari 
Komisi IV DPR RI sering bertandang ke kediaman Menteri Pertanian, Suswono. 

“Konon mereka meminta jatah sebagai importir bawang. Tindak tanggung-tanggung 
jatah itu mencapai Rp 28 triliun ,” kata sumber. 

Ketua Komisi IV DPR RI, Romahurmuziy ketika dikonfirmasi dalam diskusi 
Dialektika Demokrasi  bertema “Harga Bawang Meroket, Dimana Peran Negara” yang 
digelar di DPR RI, Kamis (21/3),  secara diplomatis mengatakan, wartawan bisa 
menelusuri hal tersebut. 

Tetapi yang pasti, kata Romi, melonjaknya harga bawang karena kebijakan Menteri 
Pertanian yang memperbanyak izin importir dari 21 menjadi 131 importir. 

Selain itu, juga, Menteri Pertanian  mengeluarkan banyak surat, yang ironisnya, 
surat menteri itu bertentangan dengan peraturan pemerintah dan undang-undang. 

“Memang ironis, sebelum ada aturan baru Mentan, impor bawang dan hortikultura 
lainnya berjalan normal. Sebaliknya, setelah adanya aturan RIPH (Rekomendasi 
Impor Produk Hortikultura) dan SPI (Surat Perizinan Impor),  malah makin 
semrawut,” kata Romi yang mengakui keuntungan sekali impor bawang mencapai Rp 
2,8 triliun. [L-8]


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke