http://www.sapos.co.id/index.php/berita/detail/Rubrik/9/47765
Minggu, 24 Maret 2013
Tak Gagal Total
1 Indonesia vs Arab Saudi 2
JAKARTA. Timnas Indonesia memang dikalahkan Arab Saudi pada laga lanjutan
Pra Piala Asia 2015, yang berlangsung di Staduin Utama Gelora Bung Karno
(SUGBK), malam tadi. Namun bukan berarti, permainan Indonesia buruk. Sempat
unggul cepat lewat gol Boaz Solossa, pasukan Garuda harus menyerah 1-2.
Tampil di bawah guyuran rintik hujan, baik Indonesia dan Arab Saudi
langsung memainkan tempo cepat. Bahkan, Arab Saudi terperanjat saat gol cepat
lewat Boaz saat laga baru memasuki menit ke-5. Berawal dari umpan jauh Kurnia
Meiga, Boaz yang tidak terkawal di tepi kotak penalti melepaskan tembakan kaki
kiri yang tak mampu dijangkau kiper Arab Saudi, Waleed Abdullah.
Tersengat gol cepat, Arab Saudi mulai mengambil alih tempo pertandingan.
Variasi serangan mulai diterapkan skuad berjuluk The Green Falcons dan cukup
merepotkan barisan pertahanan Indonesia yang dikawal Hamka Hamzah dkk.
Upaya pemain Arab Saudi akhirnya membuahkan hasil pada menit 13. Berawal
dari crossing di sisi kanan pertahanan Indonesia, Yahia Sulaiman menyambut
dengan tandukan di di muka gawang yang tak mampu dijangkau Kurnia Meiga.
Skor 1-1 membuat laga kian menarik. Arab Saudi nampak lebih dominan,
meski begitu Indonesia terus menebar ancaman lewat serangan balik cepat. Pada
menit 16, Boaz punya peluang saat melakukan penetrasi ke kotak penalti. Sayang,
sepakan kaki kanan bomber Persipura tersebut masih terlalu lemah sehingga mudah
diamankan Waleed Abdullah.
Arab Saudi membalas lewat sepakan keras Taisser Yabir pada menit 23,
namun Kurnia Meiga tampil cemerlang. Dengan refleksnya, kiper Arema Cronous
tersebut mampu menepis bola.
Jual beli serangan terus diperagakan kedua tim. Indonesia kembali punya
peluang lewat sundulan Sergio Van Dijk pada menit 29. Sial, tandukan pemain
berdarah Maluku menyambut umpan silang Boaz, masih bisa dimentahkan Waleed.
Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki interval kedua, Arab Saudi mengambil inisiatif lebih dulu dan
menciptakan peluang pada menit 50. Yahia Sulaiman mengirimkan umpan silang yang
disambar Yousef Al Salem. Namun beruntung bola hanya tipis di sisi gawang
Kurnia Meiga.
Tekanan demi tekanan yang dilancarkan juara tiga kali Piala Asia ini
akhirnya membuahkan hasil pada menit 55. Al Salem kali ini benar-benar membobol
gawang Kurnia Meiga lewat tandukan keras.
Tertinggal 1-2, Indonesia coba meningkatkan intensitas serangan. Rahmad
Darmawan memasukkan Greg Nwokolo menggantikan Ian Kabes demi menambah daya
dobrak di lini depan.
Indonesia sempat punya peluang lewat eksekusi tendangan bebas Van Dijk.
Namun eksekusi yang dilepaskan pemain yang akrab disapa Gio ini masih terlalu
lemah sehingga bisa diamankan Waleed.
Memasuki 20 menit sisa pertandingan, Indonesia masih terus berupaya
membongkar rapatnya pertahanan Arab Saudi yang cukup rapat. Sementara itu, Arab
Saudi yang bermain lebih sabar, justru mampu menciptakan beberapa peluang
bagus. Salah satunya lewat tendangan jarak jauh Taisser yang masih tipis di
sisi gawang Kurnia Meiga.
Lima menit terakhir laga, Arab Saudi masih dominan dalam penguasaan bola.
Meski demikian, Indonesia bukan tanpa peluang. Pada menit 86 misalnya,
Indonesia punya peluang emas untuk menyamakan kedudukan lewat tandukan Van Dijk
menyambut umpan tendangan bebas. Nahas, tandukannya hanya tipis di atas mistar
gawang.
Di masa pertambahan waktu lima menit, Indonesia masih terus berupaya
menyamakan kedudukan. Dua pergantian terakhir dilakukan Rahmad Darmawan dengan
memasukkan Irfan Bachdim dan Ahmad Bustomi. Sayang, meski mampu menekan,
Indonesia harus takluk 1-2.
Dengan hasil ini, Indonesia memperpanjang rekor buruk tak pernah menang
atas Arab Saudi di 12 pertemuan. Kekalahan ini juga membuat peluang Indonesia
untuk lolos pun semakin tipis.
Tanpa meraih poin usai menelan kekalahan di dua laga, skuad Garuda makin
terbenam di dasar klasemen sementara Grup C. Sementara itu, Arab Saudi yang
memetik kemenangan di dua laga, nyaman di puncak klasemen dengan enam poin. Dua
tim lainnya, China dan Irak berada di urutan dua dan tiga dengan poin sama,
yakni tiga. (ok/ica)
[Non-text portions of this message have been removed]