Ref:  Jarang ada pengusaha yang menjadi pegawai tinggi atau menteri atau 
presiden negara rela membahas perbaikan nasib kehidupan kaum burub, karena 
kepentingan  pengusaha/penguasa demikian menganggap  kepetingannya bertentangan 
dengan kepentingan yang diperjuangkan oleh kaum buruh, sekalipun perbaikan 
kehidupan buruh yang layak sangat terkait dengan efisiensi dan produktivitas 
perusahaan, jadi adalah  keliru  bila dipahamkan kalau sang menteri atau 
presiden tsb senyum manis dan sering berpekik-pekik  assalamalaikum, merdeka, 
merdeka etc, karena pekikan merdeka-merdekanya mempunyai makna atau pengertian 
lain dari kaum buruh, tani dan rakyat jelata pada umumnya yang menghendaki 
perbaikan tingkat hidup yang layak sebagai warganegara dan bukan budak.

http://www.gatra.com/politik-1/27405-mangkir-bahas-nasib-buruh,-dahlan-jalan-jalan-di-scbd.html

Mangkir Bahas Nasib Buruh, Dahlan Jalan-Jalan di SCBD 

  Wednesday, 03 April 2013 07:11 
  Published Date 
 
Dahlan Iskan (GATRAnews/dok)
Jakarta, GATRAnews - Bukannya memenuhi panggilan Komisi IX DPR RI yang 
mengundangnya untuk rapat kerja memastikan nasib buruh, Menteri Negera Badan 
Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan malah kepergok lagi asyik jalan-jalan 
di Pacific Place SCBD, Jakarta Selatan. 
"Dahlan Iskan tak bisa mengelak lagi, saya mendapatkan kabar dari seorang 
kawan, jika dia melihat Dahlan Iskan sedang jalan-jalan santai di Pacific Place 
SCBD," kata Anggota Komisi IX DPR RI, Poempida Hidayatulloh di gedung DPR, 
Jakarta, Selasa, (2/4). Menurut Poempida, Dahlan telah empat kali mangkir dari 
panggilan komisi yang membidangi kesehatan dan tenaga kerja ini.

Sebenarnya, Selasa kemarin Komisi IX telah menjadualkan pertemuan dengan Dahlan 
untuk rapat kerja membahas nasib puluhan ribu buruh di BUMN. "Saya jadi 
teringat akan berbagai masalah ketenagakerjaan yang terjadi di ranah BUMN dan 
aksi Dahlan Iskan 4 kali mangkir untuk menghadiri rapat dengan Komisi IX DPR 
RI," ujar politisi Golkar ini.

Poempidan mengaku tak habis pikir dengan cara Dahlan melakukan aksi 4 kali 
mangkir sehingga Poempida mempertanyakan hati nurani Dahlan demi kepentingan 
rakyat. "Apakah dia memang sudah tidak mempunyai hati dan empati bagi rakyat 
yang terdzalimi di BUMN?" cetus Poempida.



Apa pun alasannya, tegas Poempida, sikap seperti itu bukanlah sikap seorang 
negarawan yang peduli dengan nasib rakyatnya dan berusaha menyelesaikan masalah 
demi kemaslahatan rakyat. Dalam konteks masalah ketenagakerjaan di BUMN ini, 
imbuh Poempida, semua fraksi di Komisi IX setuju untuk meminta komitmen Menteri 
Negara BUMN untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada.

Sikap seragam fraksi-fraksi di komisi IX ini adalah sesuatu yang jarang 
terjadi. Artinya, semua fraksi sepakat untuk melakukan advokasi kepada para 
pekerja yang menghadapi masalah ini. Tragisnya, ini terjadi di BUMN yang 
seharusnya dibangun untuk menyejahterakan rakyat. 

Apakah benar Dahlan jalan jalan di kawasan SCBD? Sampai berita ini diturunkan 
Dahlan belum menjawab permintaan wawancara GATRAnews (IS)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke