http://nasional.kompas.com/read/2013/05/09/03391340/Abu.Roban.yang.Tewas.di.Batang.Ikut.Danai.Aksi.Teror.Poso


Abu Roban yang Tewas di Batang Ikut Danai Aksi Teror Poso
Penulis : Dian Maharani | Rabu, 8 Mei 2013 | 19:26 WIB 
TERKAIT:
  a.. Jaringan Teroris Bandung Tak Terkait Mampang 
  b.. Teroris di Batang Terlibat Perampokan Toko Emas Tambora 
  c.. Cabut Senjata, Terduga Teroris di Batang Ditembak Mati 
  d.. Densus 88 Sita Pistol FN dan 8 Butir Peluru di Batang 
  e.. Dua Teroris Ditangkap di Batang, Satu Tewas 
JAKARTA, KOMPAS.com — Terduga teroris Abu Roban alias Untung alias Bambang 
Nangka yang tewas ditembak Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri diketahui ikut 
terlibat dalam pendanaan aksi teror di Poso. Abu Roban tewas saat penangkapan 
di Desa Limpung, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu (8/5/2013).

"Dia terlibat pendanaan teror di Poso," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum 
Polri Komisaris Besar Agus Rianto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu 
(8/5/2013).

Abu Roban dan rekannya, Sigiyanto, terlibat dalam perampokan toko emas di 
Tubagus Angke, Tambora, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu; dan perampokan di 
Bank DKI. Perampokan itu untuk mendanai aksi terori atau diistilahkan fa'i.

Abu Roban sendiri diketahui sebagai pimpinan halaqoh Ciledug. Dia juga terkait 
kelompok Abu Omar, pemasok senjata dari Filipina. "Kita terus kembangkan dari 
tersangka yang masih hidup, bisa diperoleh informasi baru," kata Agus.

Abu Roban dan Sugiyanto dibekuk sekitar pukul 15.00 di Desa Limbung, Batang, 
Jawa Tengah. Polisi menyita senjata api jenis FN dan delapan peluru dari Abu 
Roban. Belum ada keterangan lebih lanjut apakah penangkapan ini terkait dengan 
yang di Bandung.

Sebelumnya, baku tembak juga terjadi antara Densus 88 dan terduga teroris 
sekitar pukul 11.30 di rumah kontrakan milik H Anda Suhanda, di RT 2 RW 8 
Kampung Batu Rengat, Desa Cigondewah Hilir, Kecamatan Margaasih, Kabupaten 
Bandung.

Diduga ada sekitar empat terduga teroris di dalam kontrakan itu. Baku tembak 
terjadi lebih dari empat jam. Densus menangkap HR (22). Sementara itu, AD, BD, 
dan TD selaku rekannya dikabarkan masih dikepung. Mereka diduga bagian dari 
jaringan teroris yang tertangkap di Kebumen, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. 

Editor :
Heru Margianto

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke