Ref: Kalau tidak disetujui bisa membuat laba menurun, jadi semua setuju, 
terkecuali kaum kantong kempis yang berlobang.

http://www.suarapembaruan.com/ekonomidanbisnis/ical-golkar-setuju-kenaikan-bbm/35186


Ical: Golkar Setuju Kenaikan BBM
Rabu, 8 Mei 2013 | 11:03
 Aburizal Bakrie dan Presiden SBY [presidenri] 


Berita Terkait

  a.. Pedagang Resah, Akhiri Isu Kenaikan Harga BBM! 
  b.. Golkar: Kenaikan BBM Jangan Hanya Untuk Menyelamatkan APBN 
  c.. Pemerintah Tetap Ngotot Beri Bantuan Dana Tunai 
  d.. Organda Ancam Mogok Nasional jika BBM Naik 
  e.. PPP Setuju BBM Naik, Tapi Tolak BLT 
[JAKARTA] Partai Golkar (PG) setuju terhadap rencana pemerintah untuk menaikkan 
harga bahan bakar minyak (BBM). Yang penting subsidi bukan kepada produk, 
tetapi langsung kepada orang.

"Subsidi BBM harus diubah yaitu bersifat langsung. Subsidi harus ditujukan 
langsung kepada orang, bukan kepada produk," kata Ketua Umum PG Aburizal Bakrie 
(ARB) sebelum bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana 
Presiden, Jakarta, Rabu (8/5). 
ARB bertemu dengan SBY untuk membahas mengenai upaya mengurangi subsidi, 
terutama subdisi BBM.

ARB mengemukakan subsidi BBM yang terjadi selama ini tidak tepat sasaran. 
Sebanyak 80 persen subdisi dinikmati masyarakat menengah ke atas. Hanya 20 
persen yang dinikmati masyarakat menengah ke bawah. 

Dengan kondisi itu maka harus ada pengurangan subsidi. Subsidi yang diberikan 
pun harus langsung ke orang, bukan dalam bentuk produk seperti yang terjadi 
selama ini. 

Menurutnya, subsidi langsung itu misalnya berupa bantuan langsung sementara 
masyarakat (BLSM), beras rakyat miskin (Raskin), beasiswa pendidikan, 
pembangunan infrastruktur, dan berbagai program lainnya.

Ditegaskannya, upaya mengatasi gejolak kenaikan BBM harus dibuat kompensasi, 
baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.  Kompensansi jangka pendek 
seperti BLSM dan Raskin.   

Sementara jangka panjang berupa beasiswa, pembangunan infrastuktur, dan 
sebagainya.

"Kompenasi jangka pendek 4-6 bulan. Untuk jangka panjang mungkin baru terasa 
2-4 tahun kedepan," tuturnya. [R-14]


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke